"... tentu saja, Cinta dalam "cinta tanah air" bukanlah cinta gombal yang lahir dari mentalitas pengemis, semacam cinta yang merengek dalam lagu-lagu pop kita.
Itu egosentrisme, bukan cinta...
Cinta bukanlah kekurangan,
melainkan kelebihan, kelimpahan...
Oleh cinta orang memberi, melindungi, merawat, dan menghormati.
Orang memperhatikan objek cintanya agar tumbuh mewujudkan kemampuan-kemampuannya dan mampu mandiri, memiliki kepribadiannya..."
-Sanento Yuliman, sastrawan dan kritikus seni rupa-
-Sanento Yuliman, sastrawan dan kritikus seni rupa-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar