23.5.11

7:51

Sudah hampir jam 8 malam.
Kantor sudah sepi.
Dasar lagu, dasar malam, dasar hening.
Selalu saja bisa menggugah jiwa.
Dan mengusik sensitif rasa.

Aku mengingatmu, entah apa rasanya ini.
Kangen? Rindu? karena kita berjauhan.
Apa karena kamu yang begitu diam.

Pikiran berputar-putar.
Mengingat slide momen yang terlewati.
Pikiran random..
tidak jelas..
mengabur..

Aku ingin sekali bertemu dan bersandar, nguuu... :(

Catatan Sanento 1#





"... tentu saja, Cinta dalam "cinta tanah air" bukanlah cinta gombal yang lahir dari mentalitas pengemis, semacam cinta yang merengek dalam lagu-lagu pop kita.
Itu egosentrisme, bukan cinta...
Cinta bukanlah kekurangan,
melainkan kelebihan, kelimpahan...
Oleh cinta orang memberi, melindungi, merawat, dan menghormati.
Orang memperhatikan objek cintanya agar tumbuh mewujudkan kemampuan-kemampuannya dan mampu mandiri, memiliki kepribadiannya..."


-Sanento Yuliman, sastrawan dan kritikus seni rupa-




5.5.11

HUSH,
pergi jauh kamu duka.
pergi jauh kamu luka.
pergi jauh kamu kecewa.
jangan usik, duhai lalu.
aku ingin sekarang, esok.
bahagia.


Harusnya hari ini kita berpesta pora.
Mengabadikan setiap momen dalam setiap rasa.
Tapi jarak, menahan asa.

*selamat hari kita, sayang*




Tersekat dalam jagat.

Ada semacam lubang yang sedikit menganga.

Ada semacam isi otak yang sedikit mecuat.

Ketika kata tersekat dalam tabung, ketika suara tercekat dalam lorong.

Entah apa yang dimau raja rimba.

Mengacau lagi tata isi semesta.