27.11.09

float - pulang

Dan lalu...
Rasa itu tak mungkin lagi kini
Tersimpan di hati
Bawa aku pulang, rindu!
Bersamamu!

Dan lalu...
Air mata tak mungkin lagi kini
Bicara tentang rasa
Bawa aku pulang, rindu!
Segera!

Jelajahi waktu
Ke tempat berteduh hati kala biru

Dan lalu...
Sekitarku tak mungkin lagi kini
Meringankan lara
Bawa aku pulang, rindu!
Segera!

Dan lalu...
O, langkahku tak lagi jauh kini
Memudar biruku
Jangan lagi pulang!
Jangan lagi datang!
Jangan lagi pulang, rindu!
Pergi jauh!

Dan lalu...
Dan lalu...

22.11.09

20 menuju 21


berlatar belakang putih, sebatang pohon gagah berdiri tegak.
dengan perlahan kamu menghampiri pohon itu lalu memetik dua.
satu ditangan kananmu satu di tangan kirimu.
kamu menoleh.
lalu berjalan ke arahku.
masih dengan latar belakang putih dan pohon yang berdiri tegak
kamu menghampiriku.
tangan kirimu menjulur.
"ini..."
aku menatapmu serta pemberianmu itu.
berwarna jingga...



terima kasih...
itu yang membuatku ceria hari ini dan berani menemui serta menceritakan hal ini hanya padamu.
dengan tersenyum :D

21.11.09

semuanya seperti sungai.

bendungan nya perlahan menjadi jebol.
dan
voila!!!
dia mengaliri sungai yang kering dan menjadi sumber kehidupan.

hehe...
ayo!

SEMANGAT suff!!!
buktikan sama semua orang.
kamu adalah sesuatu!

halo semesta...
lama tidak berjumpa...
ini planetmu yang baru :)

18.11.09

karena hembusanmu kencang sekali

Pagi ini dinginnnnn...
semalam habis hujan. dan aku yakin, para penari pasti merayakannya semalam. penari yang menari atas rasa syukurnya atas semesta pada Tuhannya.

seperti pagi sebelumnya, pagi ini aku melihat embun bening yang menempel pada pucuk daun semesta. hmm.. ia betah sekali diam disana.

aku bergegas mandi. embun itu masih ada.
aku lalu sarapan. hei, embun itu tetap menunjukkan beningnya padaku.
lantas aku pergi bekerja.

esoknya, pada pagi hariku, aku masih melihat embun di ujung pucuk daun. huh. padahal semalam tidak hujan.
"hei, apa yang kamu lakukan disitu, mbun???"
embun diam saja. masih memperlihatkan beningnya.
"bukannya tadi malam tidak hujan?harusnya bukan disana tempatmu!"teriakku.
dan embun, masih tetap diam...
"huh. kamu mempermainkanku!!!"
lau perlahan...embun itu bergerak dari pucuk seperti menuju tanah, tapi ia tidak jatuh. ia hanya menguap dan menjadi berkas...

15.11.09

berkas di sela ilalang

langkahnya terdengar samar. tap tap tap... ia mengendap-ngendap seperti pencuri di siang bolong. tak usah ia lirik kanan kiri, atau tengok depan belakang. ia bergerak perlahan namun pasti. tahu mana arah yang ditujunya.
lalu ia pasang perangkap banyak sekali. entah setiap sudut atau bisa juga bertebaran dengan acak. sehingga kita harus jinjit dan berjalan hati-hati sekali. itu bila kita tak mau terkena jebakannya.
tapi manusia, ada saja yang merasa senang dan menikmatinya, walaupun seluruh badannya terjepit oleh perangkap itu. melangkahpun menjadi sulit. ia hanya terdiam di tempat itu. satu tempat. menikmati atas siksaan terhadap diri. sinting.
...trrrrrrrrrrtttttttttt...
gulungan roll berputar meliuk-liuk. memberikan berkas-berkas suatu adegan...
tek..tek..tek..tek..
slide demi slide saling menerobos...
klekklekklekklek...
ada dia yang selalu menciumi barang-barang pemberianmu.
ada dia dengan adegan merekam dirimu ketika sedang berjalan turun tangga.
ada dia sedang berbicara beberapa patah kata yang membuatmu tergetar di atas satu balkon sekolah.
ada dia yang sedang bersamamu ketika bunga berguguran pada suatu taman.
ada dia yang mengirimu lagu-lagu romantis untuk kamu perdengarkan.
ada dia yang membawakanmu sekotak makanan untuk kamu nikmati.
ada dia yang bersamamu bermain pancuran air ketika hujan turun.
ada dia yang menyelimutimu ketika kamu kelelahan dan butuh istirahat.
brrrrrkkkkkkkk...slide bergerak dengan cepat. semakin cepat. kamu sadar kamu sudah masuk perangkap yang ia siapkan di sudut pikiranmu. dan ia diremehkan oleh kamu si pemilik raga.
semakin kamu menghindar, semakin hebatlah si pencuri ingatan itu. pikiranmu dikuasainya! dan itulah puncak kejayaannya. dan akhirnya ragamu mulai bereaksi. mengeluarkan cairan dari bagian kepalamu yang paling lunak yang mendekati otak.
tes...tes...tes...
pipimu basah.
pandanganmu nanar.
nafasmu tertahan.
"kenangan sialan!!!"

gadis kecil


"seekor naga..."
"siapa?"
"kamu..."
"seperti mengejar ekor naga..."
"hmm..."
"hewan utopis"
"...."
"tapi kamu percaya bahwa naga itu ada.."
"hanya aku...?"
"ya,hanya kamu yang percaya..."
aku tersenyum, dan membayangkan sosoknya.
"seperti kupu-kupu..."
"kupu-kupu?"
"ya, kamu seperti kupu-kupu yang mengejar ekor naga"
"haha,kira-kira kupu-kupu itu berwarna apa?hitam?"
"hmm..yap...hitam..."
"hmmm..."
"seekor kupu-kupu yang mengejar ekor naga yang utopis."

ada gadis kecil diseberang gerimis
ditangan kanannya bergoyang payung
tangan kirinya mengibaskan air
dipinggir padang ada pohon dan seekor burung…

9.11.09

14 menuju 15

"ayo, terbang... terbaaaaannnggg!!!!"
aku berteriak seolah kalimat itu adalah mantra yang dapat menyihirnya.
kenapa dia begitu tenang memegang seutas tali itu?
aku saja begitu gemas melihat gerakan layang-layang yang seperti sedang bermain lompat tali.
kmu tertawa dan tersenyum melihat tingkahku yang seperti kelinci.
"tenang, ia akan terbang hanya karena ia mau terbang" begitu katamu.
tugasmu hanyalah memegang seutas tali berwarna merah itu.
dan aku disana hanya bertugas memperhatikan dan menjaga agar si layangan tidak nyangkut dengan tali2 yang lain.
kalau sudah nyangkut, tentunya akan sulit baginya untuk terbang bukan?
perlahan, layangan itu mulai bergerak...
aku sepenuhnya yakin, dengan penglihatanku, bahwa ia bergerak bukan karena digerakkan.
ia bergerak seolah ia sudah yakin bahwa langit luas ini, akan senang untuk menerima kehadirannya.
ia bergerak secara dramatis menuju langit luas. dan aku cukup tertahan melihatnya.
perlahan, layangan belah ketupat itu melipat dirinya sendiri,
lalu membentuk diri menjadi sebuah origami burung kertas...
dan akhirnya ia terlepas dari tali itu dan mengepakkan sayapnya terbang menuju langit luas.
indah...


"ia terbang, karena ia mempunyai jiwa" kamu berkata begitu seolah tahu apa yang akan aku tanyakan :)