22.12.09
untuk yang ke-71
dan sudah melewati angka keramat.
makasih atas stmj nya setiap pagi ya...
papap yang gak pernah marahin anaknya.
papap yang selalu tersenyum.
papap yang selalu menyimpan emosi dengan diam.
papap yang selalu berusaha keras membahagiakan keluarganya.
papap dengan humornya yang selalu bikin anak-anaknya tertawa.
papap yang sampai detik ini selalu bekerja keras untuk menghidupi keluarga.
papap yang percaya sama apa-apa yang dijalankan anaknya.
papap yang selalu mengalah.
papap yang kuat dan hebat.
selamat hari ibu dan ayah nomor satu sedunia.
saya masih membutuhkanmu.
#sayangpapap#
Permohonan Padang Semesta
Kaki gadis kecil gemetaran… tak kuat menopang tubuhnya yang mulai berontak. Tangannya mencengkeram bagian dada baju bocah semesta. Kepalanya tertunduk menyembunyikan air yang keluar dari pelupuk matanya.
“kamu kejam…” geram gadis kecil. “kejam sebesar semesta…” suaranya tergetar. Lirih. Tanda ia kelelahan.
Bocah semesta hanya terdiam dan memandang tubuh gadis kecil yang tergetar.
“kamu jahaaaat…” gadis kecil itu mulai merengek dan berteriak tangannya masih mencengkeram. Kepalanya jatuh bersandar pada dada bocah semesta itu… tangannya masih mencengkeram bajunya yang mulai basah dan kusut.
“maafkan aku gadis kecil…” sahut si bocah.
“huuuhuuuhuu…a-a-aku pikir… huks, kaamuu tidak sama dengan anak-anak laiiin, huks, aku pikir mimpiku d-dan kamu samaa, huks, a-aku pikir kita akan bersama-samaaa… huks, aku pikir, kamu tidak akan meninggalkanku seperti mereka…” gadis kecil itu merengek. Air mata yang mengalir merembes pada baju bocah semesta.
“tidak bisa seperti itu terus gadis kecil… “
“aku sediiihh,,,kita tidak bisa terus mendengar obrolan pohon setiap pagi bersama… kita tidak bisa terus bernyanyi dan berdongeng setiap malam. Kita tidak bisa terus menikmati bunyi jangkrik bersama-sama lagi…”
“kamu bisa menikmatinya tanpaku, gadis kecil…”
“ta-tapi itu tidak akan bisa menjadi indaaaaaahhh… kalau tanpa kamuuu… :(”
“maaf gadis kecil, semesta memanggilku untuk menjaga yang lain… aku harus memastikan bahwa tumbuhnya dapat melewati garis peniruan…”
“kamu akan meninggalkanku disini sendiriaaaannnn… di padang rumput ini… payungku diterbangkan angin tornado yang ditinggalkan naga, topi jeramiku, bolong-bolong dipatuki burung pelatuk… dan aku tidak bisa lagi berteduh di balik tubuhmu… :(”
“jangan menangis gadis kecil, aku tahu kamu pasti kuat… bila aku terus berada disisimu, kamu tidak akan bisa jadi penerusku untuk meraih mimpi… dan aku pasti akan membuatmu selalu bersedih…”
“Huhuhuuuuuuu… Jangan tinggalkan akuuu… aku mohon pada semesta, agar aku dan kamu dapat bersama-sama mewujudkan impian semesta yang hebat... dan menjadi teman bermain sepanjang waktu kita...” isak gadis kecil. Namun, kakinya sudah tak kuat menopang tubuhnya. Hingga akhirnya ia terhempas pada dada bocah semesta dengan pipi yang masih basah dan mata terpejam.
***
Dalam pejam, ingatannya menuju pada sebuah senyum bocah semesta. dan gadis kecil berbisik, "namaku AYAKA".
Karena hanya pada bocah semesta ia mengenalkan namanya.
18.12.09
desiiiwww...
BRAAAAANNNGGGGGKKKRRROMMMPPPYAAAAAAAAAAAAAANNNGGG
srrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrsssssshhhhh....
krikkkk kriiikk krrrriiikkkkkk,,
jegguuurrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr...
pssshhhh...
16.12.09
teka teki takdir
(ini perasaan desperate seorang perempuan yang sudah tingkat akhir dan cintanya bertepuk sebelah tangan)
"tanpa kamu minta juga selalu ibu doakan..."
"doa apa bu?"
"ya, Allah, kabuklkanlah segala cita-cita dan impian anak saya, termasuk pendamping yang kamu dapatkan"
"pendamping yang kayak gimana ya bu?"
"pokoknya mah yang nyaah (sayang), bageur (baik), bener, pinter, yang terakhir, beunghar (kaya)"
"tapi kalo yang terakhir mah bisa ditiadakan, karena bisa dicari dengan kepintaran"
"kalo ditambahin sama "hebat" bu?"
"kamu mau hebat tapi gak bener?"
"ha?maksudnya bu?"
"yaaaa, hebat sih, tapi gak bener, suka selingkuh, ato poligami... itu kan gak bener"
"hmmm..... gak mau sih... (terus saya inget sama satu orang) "
"kamu mau kalo hebat terus bodo??"
"hmmm...... gak... (untuk hebat, harus pintar bu..)"
"kamu mau kalo hebat suka nyiksa??"
"tapi saya pengen tetep ada hebatnya bu... keren.... tapi nyaah... bener... pinter.. ada gak ya bu?"
dan Tuhan memberi saya jawaban, lewat pertemuan saya dengan dia, kemarin pagi...
terima kasih untuk hari yang dahsyat dan menakjubkan, Tuhan :)
dan saya mulai bermain teka-tekinya.
14.12.09
ayo kencangkan sabuk pengaman.
dapatkah mengalihkan diri dari semesta yang begitu luas dan perjalanannya??
wahai tuan pengorbit semesta, dan penjelajah kuantum, jalankan akselerasi cepat untuk semua ini.doakan, bahwa saya akan pulang dengan selamat :)
"mengalihkan diri" dari semesta
mengalihkan diri dari kenangan baik dan kenangan yang pantas untuk dikenang.
bagimu tentu semudah mengalihkan semesta pada perjalanan anak-anaknya yang lain.
"perpisahan yang baik-baik saja" akan sebuah jalan yang sudah berlainan arah.
tentu syair-syair itu memang kau tujukan untuk perjalanan kita.
pandangan dan kepercayaan pada sebuah perjalanan masa lalu.
bagimu itu mungkin sudah menjadi masa lalu dan akan menjadi mati suri.
dan membuatku harus menjadikan hal tersebut menjadi masa lalu juga untuk perjalananku.
tentang semestaku yang sedikit kau usik lewat perjalanan dan obrolan tingkat dewa.
bahwa kita pernah menjadi abadi walaupun sesaat dan meramu karunia sang Pencipta.
andai mengalihkan diri semudah apa yang kamu lakukan atas perjalanan ini.
andai mengalihkan diri dapat sekejap dapat menghapuskan memori-memori yang sudah terpatri.
mungkin aku tidak akan berada disini, di sampingmu, melepaskan lelah dan menuntaskan pekerjaan ini.
andai mengalihkan diri dapat semudah membeli buku baru tanpa harus membuka dan membaca buku lama.
andai mengalihkan diri dapat semudah yang saya kira.
mungkin semua akan baik-baik saja seperti yang kamu perdengarkan pada sebuah lagu.
semestaku dan penghuninya kini sedang menuntut kebebasannya,
demi rasa, hasrat, dan perjalanan baru dengan anak-anaknya yang lain,
saya hanya bisa merenung tentang perubahan cuaca semesta yang begitu cepat,
andai "mengalihkan diri" dapat semudah itu.
tentu aku akan dapat bersembunyi dari lipatan-lipatan semesta yang begitu hebat.
rasa kecewa yang mungkin tak pernah dapat mempengaruhi perjalanan semestamu yang lain.
andai mengalihkan diri dapat semudah itu.
mungkin aku tidak akan pernah merasa bahwa sekarang semesta begitu hampa dan kosong.
jangankan untuk bersembunyi,
memangnya siapa yang mau menemukan tempat persembunyianku?
dan aku tertunduk pada Dia yang selalu menjagaku.
karena telah berpikir seperti ini.
Maaf, Tuhan.
Engkaulah pemilik semestaku,
milikMu kuserahkan padaMu.
semesta dan semua penghuninya.
Tapi jangan biarkan hamba merasa begitu sendiri di semestaMu yang begitu luas ini.
agar hamba tidak cepat rapuh, untuk dapat menyelami dan menemukan hal-hal baru dalam semestaMu.
terima kasih atas penjagaanMu selama ini.
13.12.09
tidak melihat bukan berarti buta.
aaaaaahhhhhh.
tidur saya makin aneh.
rasa dan kepekaan saya mengikuti.
bertahan bukan berarti tinggal.
pergi bukan berarti benci.
memudar bukan berarti hilang.
bersama bukan berarti dekat.
kuat bukan berarti hebat.
mengalah bukan berarti menyerah.
kecewa bukan berarti musuh.
bijak bukan berarti diinjak.
baik bukan berarti bahagia.
tinggal bukan berarti diam.
tawa bukan berarti menang.
diam bukan berarti menerima.
menghindar bukan berarti pengecut.
marah bukan berarti hancur.
dingin bukan berarti tidak peduli.
ikhlas bukan berarti melupakan.
...
buta, bukan berarti tidak merasa.
sepakat!
12.12.09
Mereka yang bisa.
Namanya Bu Roostien Ilyas.
Beliau mengatakan,
"Yang dapat melakukan perubahan pada suatu bangsa, ialah:
1. MAHASISWA
2. JURNALIS
3. SENIMAN "
jelas? ternyata masuk loh. siapa yang berani bilang gak ada gunanya? saya percaya ko.
Mereka Bisa.
10.12.09
sarapan pagi!
partner mendongeng.
boy: ngedongeng yuboy: maen analogi2an
boy: hahaha
jedha: hmm
jedha: gadis kecilnya tetap di bawah payung
jedha: menutup matanya dengan selembar kain
jedha: menutup telinganya dengan earphone..
jedha: (hi tech)
jedha: dunia yang dia lihat hanya kegelapan
jedha: dan kesunyian
jedha: tanpa memperdulikan, pemandangan indah di depan
jedha: burung2 yang sedang bercengkrama
jedha: terbang dan hinggap
boy: hai Gadis Kecil,
boy: sapa selembar daun
jedha: daun mana>
boy: eh ganti deh
boy: sapa seekor panda
boy: pandanya lagi naek Mercy
jedha: :))
jedha: matanya kan ketutup mana dia tau kalo itu mercy dan panda
jedha: yang dia bisa lakukan hanya menepi
boy: kan kedengeran
jedha: biar gak ketabrak
jedha: kan ada earphone
jedha: :|
boy: gadis kcil, banyak burung2 kcil terbang dan hinggap di sekitar payungmu
jedha: yang dia tunggu hanya orang yang menyentuh bahunya
boy: tp mereka kmudian pergi dengan muka :|
jedha: knp??
boy: katanya kami sudah brusaha menyapa, bahkan menyanyikan lagu2 riang
boy: tapi kamu tidak dengar
jedha: si gadis kecil sangat menyesal...sangat....
jedha: kalau dia tahu lagu yang dinyanyikan riang, tentunya ia akan menari bersama.
jedha: gadis kecil terlalu bodoh untuk mengetahui apa itu lagu riang
jedha: sehingga ketika ia tahu bahwa lagu yang dinyanyikan riang..
jedha: dia hanya bisa menatap dari kejauhan..
jedha: bahwa ia sangat keliru
jedha: dan terlambat menyadari
jedha: dungu sekali
jedha: tapi dia diajarkan ibunya untuk tidak boleh menyesal apa yang telah ia lakukan,,,
jedha: ia harus menyesal dengan apa yang belum ia lakukan.
jedha: maka ia hanya bisa berterima kasih pada burung burung yang mau hinggap dan mampir..
jedha: walau sebentar.
jedha: menepis harapan bahwa burung itu akan kembali hinggap,,,
jedha: dan ia bermain dengan payungnya.
jedha: kembali.
boy: panda kemudian tersenyum
boy: tenang saja gadis kecil,
boy: aku melihat serombongan burung dri kejauahn
boy: mereka tak akan menyerah untuk tetap bernyanyi dan membuat mu riang kembali
boy: mmbuat bnyak orang kembali riang
jedha: :)
jedha: hati gadis kecil merasa sedikit tenang.
boy: Kemudian panda mngajak Gadis itu mendekati bekas pohon yang tumbang
jedha: ada apa disana?
jedha: panda...apa itu?
boy: Panda kmudian mnunjuk pada selembar daun
boy: pucuk
boy: Gadis Kecil tau artinya?
jedha: *geleng-geleng
boy: pohon itu baru saja tumbang 3 hari yang lalu
jedha: hmmmm...
boy: Seekor Kepik kecil yang tinggal disana sedih
boy: tp bsoknya dia riang kembali
jedha: kenapa?
boy: karena dia melihat pucuk itu
boy: Kepik kecil memang sedih karena rumahnya sudah hancur
boy: tappi ia juga tau kalo pucuk kcil itu juga akan tmbuh jadi pohon yang besar
boy: maka ia kmbali berharap dan menyiraminya tiap hari
boy: padahal
boy: bisa saja dia pergi dan mencari pohon baru
boy: Aku bertanya padanya, ttg hal itu
boy: dia bilang
boy: "Tidak apa-apa"
boy: aku masih berharap
jedha: T.T
boy: Kenapa gadis kecil?
jedha: *sdang menagis tersedu
jedha: :(
jedha: gimana caranya membuat gadis kecil berhenti menangis?
jedha: ayo tanggung jawab
jedha: dia masih menangis tersedu
jedha: panda akan melakukan apa>
boy: panda akan mengajaknya mngobrol sambil bakar ikan bersama teman2 hutan yg lain
boy: :D
jedha: hmmmm
jedha: gadis kecil akan merasa terhibur
jedha: dan tersenyum
boy: pada episode berikutnya, Panda akan bakar ikan bersama gadis kecil
boy: tunggu tanggal terbitnya
jedha: :))
jedha: gak akan dilanjutin nih ceritanya
jedha: :(
jedha: ;;)
boy: bntar
boy: hahaha
boy: ya udah, di bagian bawah halamn tertulis
boy: a. Bila ingin tau cerita mereka bakar ikan, tunggu buku selanjutnya
boy: b. bila ingin crita yang lain, buka halaman selanjutnya
boy: mo cerita lagi?
jedha: mau!
Kalau aku...
"Kalau aku mencintaimu, aku tdk boleh sekedar memenuhi seleramu saja, atau membuatmu senang secara dangkal. Aku akan mengerahkan usahaku utk membuatmu antusias, bergairah dgn segala apa yg kau miliki Tidak ada yg lebih menggembirakan aku dr pada melihat sinar mata penuh harapan yg kau pancarkan. Seolah-olah kau telah menemukan jalan hidupmu. Dan Kau sanggup menghadapi berbagai rintangan dengan penuh kemantapan...."
(evi marfituti* facebook)
like this!
*psikolog LPKM ITB
9.12.09
ayo terbang, sayang!

suatu hari gadis kecil duduk di sebuah taman dekat danau, di sebelahnya ada bunga dandelion. biji-biji bunga itu berteriak kegirangan memanggil gadis kecil,
"Kakak.. kakak... mau bantu kami?", tanya mereka
dan gadis kecil menjawab.... "ada apa ? :)"
"kaka, tolong tiup kepala ibu kami... kami ingin berpetualang dan terbang ke angkasa, lalu..."
"kalian tau, angkasa itu bukan tempat yang aman. angkasa itu tempat yang berbahaya... walaupun banyak orang yang mengatakan angkasa itu menarik... kalian harus ekstra hati-hati, bagaimana?"
"kami tahu.. :( tapi ibu kami bilang itu memang sudah takdir kami, akan ada bnyak bahaya disana, tapi ada bnyak cerita seru disana, ibu bilang, dulu dia pernah tersangkut di pagar kawat tersangkut di kotoran sapi :( "
":|kalau begitu... apa yang kalian punya untuk mempertahankan diri kalian di angkasa sana... lalu akhirnya mendarat lagi dibumi dan melahirkan anak-anak seperti kalian?"
"Tuhan"
"Seberapa besar kalian percaya padaNya? dari mana kalian tahu bahwa Ia akan membantu?
kalian hanya mahkluk kecil pengisi semesta ini."
"karena kami kecil maka kami sangat percaya padanya. Kaka, ayo tiup kami!"
"Tuhan pasti sangat sayang kalian :)"
"iya, Ia sayang kaka juga"
"Darimana kalian tahu?"
"karena, kami barusan mendengar, kaka selalu meminta padanya. iya kan?"
*terharu....
kemudian Gadis kecil meniup dandelion itu...
tapi tunggu, hei.. ada biji kecil yang menangis, kenapa dia?"
ia masih memeluk kepala ibunya kuat-kuat
"Ayo nak, kakak2mu sudah berangkat, apa yg kamu takutkan?"
"aku takut dengan cerita kakak, dia bilang angkasa itu bahaya.. aku tidak mau pergi.. kepala ibu masih nyaman.. aku tak mau pergi..."
"Kakak.." kata ibu dandelion
"Mau kah kau membantuku sekali lagi?"
"tolong ceritakanlah pengalaman mu, waktu terbang dulu bersamaku :)"
"luar biasa... keberanian yang kamu keluarkan sama dengan pengalaman yang akan kamu dapatkan, adik kecil"
8.12.09
5.12.09
27.11.09
float - pulang
Rasa itu tak mungkin lagi kini
Tersimpan di hati
Bawa aku pulang, rindu!
Bersamamu!
Dan lalu...
Air mata tak mungkin lagi kini
Bicara tentang rasa
Bawa aku pulang, rindu!
Segera!
Jelajahi waktu
Ke tempat berteduh hati kala biru
Dan lalu...
Sekitarku tak mungkin lagi kini
Meringankan lara
Bawa aku pulang, rindu!
Segera!
Dan lalu...
O, langkahku tak lagi jauh kini
Memudar biruku
Jangan lagi pulang!
Jangan lagi datang!
Jangan lagi pulang, rindu!
Pergi jauh!
Dan lalu...
Dan lalu...
22.11.09
20 menuju 21

berlatar belakang putih, sebatang pohon gagah berdiri tegak.
dengan perlahan kamu menghampiri pohon itu lalu memetik dua.
satu ditangan kananmu satu di tangan kirimu.
kamu menoleh.
lalu berjalan ke arahku.
masih dengan latar belakang putih dan pohon yang berdiri tegak
kamu menghampiriku.
tangan kirimu menjulur.
"ini..."
aku menatapmu serta pemberianmu itu.
berwarna jingga...
terima kasih...
itu yang membuatku ceria hari ini dan berani menemui serta menceritakan hal ini hanya padamu.
dengan tersenyum :D
21.11.09
semuanya seperti sungai.
dan
voila!!!
dia mengaliri sungai yang kering dan menjadi sumber kehidupan.
hehe...
ayo!
SEMANGAT suff!!!
buktikan sama semua orang.
kamu adalah sesuatu!
halo semesta...
lama tidak berjumpa...
ini planetmu yang baru :)
20.11.09
18.11.09
karena hembusanmu kencang sekali
semalam habis hujan. dan aku yakin, para penari pasti merayakannya semalam. penari yang menari atas rasa syukurnya atas semesta pada Tuhannya.
seperti pagi sebelumnya, pagi ini aku melihat embun bening yang menempel pada pucuk daun semesta. hmm.. ia betah sekali diam disana.
aku bergegas mandi. embun itu masih ada.
aku lalu sarapan. hei, embun itu tetap menunjukkan beningnya padaku.
lantas aku pergi bekerja.
esoknya, pada pagi hariku, aku masih melihat embun di ujung pucuk daun. huh. padahal semalam tidak hujan.
"hei, apa yang kamu lakukan disitu, mbun???"
embun diam saja. masih memperlihatkan beningnya.
"bukannya tadi malam tidak hujan?harusnya bukan disana tempatmu!"teriakku.
dan embun, masih tetap diam...
"huh. kamu mempermainkanku!!!"
lau perlahan...embun itu bergerak dari pucuk seperti menuju tanah, tapi ia tidak jatuh. ia hanya menguap dan menjadi berkas...
15.11.09
berkas di sela ilalang
lalu ia pasang perangkap banyak sekali. entah setiap sudut atau bisa juga bertebaran dengan acak. sehingga kita harus jinjit dan berjalan hati-hati sekali. itu bila kita tak mau terkena jebakannya.
tapi manusia, ada saja yang merasa senang dan menikmatinya, walaupun seluruh badannya terjepit oleh perangkap itu. melangkahpun menjadi sulit. ia hanya terdiam di tempat itu. satu tempat. menikmati atas siksaan terhadap diri. sinting.
...trrrrrrrrrrtttttttttt...
gulungan roll berputar meliuk-liuk. memberikan berkas-berkas suatu adegan...
tek..tek..tek..tek..
slide demi slide saling menerobos...
klekklekklekklek...
ada dia yang selalu menciumi barang-barang pemberianmu.
ada dia dengan adegan merekam dirimu ketika sedang berjalan turun tangga.
ada dia sedang berbicara beberapa patah kata yang membuatmu tergetar di atas satu balkon sekolah.
ada dia yang sedang bersamamu ketika bunga berguguran pada suatu taman.
ada dia yang mengirimu lagu-lagu romantis untuk kamu perdengarkan.
ada dia yang membawakanmu sekotak makanan untuk kamu nikmati.
ada dia yang bersamamu bermain pancuran air ketika hujan turun.
ada dia yang menyelimutimu ketika kamu kelelahan dan butuh istirahat.
brrrrrkkkkkkkk...slide bergerak dengan cepat. semakin cepat. kamu sadar kamu sudah masuk perangkap yang ia siapkan di sudut pikiranmu. dan ia diremehkan oleh kamu si pemilik raga.
semakin kamu menghindar, semakin hebatlah si pencuri ingatan itu. pikiranmu dikuasainya! dan itulah puncak kejayaannya. dan akhirnya ragamu mulai bereaksi. mengeluarkan cairan dari bagian kepalamu yang paling lunak yang mendekati otak.
tes...tes...tes...
pipimu basah.
pandanganmu nanar.
nafasmu tertahan.
"kenangan sialan!!!"
gadis kecil

"seekor naga..."
"siapa?"
"kamu..."
"seperti mengejar ekor naga..."
"hmm..."
"hewan utopis"
"...."
"tapi kamu percaya bahwa naga itu ada.."
"hanya aku...?"
"ya,hanya kamu yang percaya..."
aku tersenyum, dan membayangkan sosoknya.
"seperti kupu-kupu..."
"kupu-kupu?"
"ya, kamu seperti kupu-kupu yang mengejar ekor naga"
"haha,kira-kira kupu-kupu itu berwarna apa?hitam?"
"hmm..yap...hitam..."
"hmmm..."
"seekor kupu-kupu yang mengejar ekor naga yang utopis."
ditangan kanannya bergoyang payung
tangan kirinya mengibaskan air
dipinggir padang ada pohon dan seekor burung…
9.11.09
14 menuju 15
aku berteriak seolah kalimat itu adalah mantra yang dapat menyihirnya.
kenapa dia begitu tenang memegang seutas tali itu?
aku saja begitu gemas melihat gerakan layang-layang yang seperti sedang bermain lompat tali.
kmu tertawa dan tersenyum melihat tingkahku yang seperti kelinci.
"tenang, ia akan terbang hanya karena ia mau terbang" begitu katamu.
tugasmu hanyalah memegang seutas tali berwarna merah itu.
dan aku disana hanya bertugas memperhatikan dan menjaga agar si layangan tidak nyangkut dengan tali2 yang lain.
kalau sudah nyangkut, tentunya akan sulit baginya untuk terbang bukan?
perlahan, layangan itu mulai bergerak...
aku sepenuhnya yakin, dengan penglihatanku, bahwa ia bergerak bukan karena digerakkan.
ia bergerak seolah ia sudah yakin bahwa langit luas ini, akan senang untuk menerima kehadirannya.
ia bergerak secara dramatis menuju langit luas. dan aku cukup tertahan melihatnya.
perlahan, layangan belah ketupat itu melipat dirinya sendiri,
lalu membentuk diri menjadi sebuah origami burung kertas...
dan akhirnya ia terlepas dari tali itu dan mengepakkan sayapnya terbang menuju langit luas.
indah...

"ia terbang, karena ia mempunyai jiwa" kamu berkata begitu seolah tahu apa yang akan aku tanyakan :)
31.10.09
neng, main alfa zona yuk!
trus yang satu lagi bilang "saya pernah kesana tiga kali tuh."
trus yang laen ikut nimbrung,"kamu pernah ke sini gak?(dia nyebutin tempat terkenal lain yang di luar negri sono)aku pernaaaahhhh looohhhhh!!"
dasar anak sd, sukanya pamer-pamer. kebetulan, sd saya adalah sd yang isinya anak-anak mampu luar biasa. saya sih biasa aja. Dulu saya jarang banget jalan-jalan. jangankan luar kota, ke kebun binatang bandung pun blom pernah saya jabanin pas masa SD.
Ceritanya, saat itu lagi inn banget tempat maen namanya alfa zona, kalo gak salah, dulu tempatnya di sultan plaza jalan cihampelas. sekarang udah bangkrut kali, bangunannya aja udah dibongkar gitu. saya yang denger cerita mereka pas maen di tempat ini otomatis ngekhayal yang engga-engga...
karena keluarga saya bukan orang mampu untuk ngabisin duit hanya untuk bermain, saya balas dendam deh. Dengan cara bikin permainan khusus ciptaan saya.
saudara saya, ada 3 orang, kebetulan cowo semua, umurnya lebih muda sih, tapi saya sering maen bareng mereka waktu kecil. adik saya koleksi kelereng ampe seratus biji gitu... padahal dia gak pernah maen kelereng. trus saya nemuin pipa pralon bentuk L di halaman rumah. nah, ceritanya saya mau bikin permainan petualangan. saya bilang sama mereka "ayooo, kita main alfa zona yuk" karena mereka lebih kecil dan gak tau apa apa mereka nanya deh "alfa zona apaan neng?" "nama permainan baru!petualangan nyari harta karun!ada hadiahnya loh!" saya sok-soka gitu ngomongnya.
ceritanya, kita main di halaman rumah. saya milih jadi jurinya, mereka semua pemainnya. saya mah cuma nontonin aja. dan ngitung skor.
jadi, permainannya ada beberapa zona gitu. pertama si pemain mesti bisa ngeloncatin keset, pokoknya gak boleh kena, kalo kena dikurangi nilainya dan ngulang dari awal, nah abis itu, dia jalan ke zona lain. disitu saya jejerin sendal-sendal jepit punya mereka, disana mereka harus lari zigzag ngelewatin sendal jepit. abis itu, pipa paralon yang saya temuin itu, saya jadiin sebagai alat buat nembak dengan pelurunya kelereng, jadi si pemain itu mesti bisa ngarahin pipa tembakan biar bisa kena sama benda- benda yang saya jejerin di halaman, makin jauh benda yang bisa dikenain, dan makin banyak, nilainya makin gede deh. hehe... abis zona itu lulus, mereka harus bisa mecahin balon dengan cara didudukin, sebenernya bukan balon juga sih, tapi kantong plastik yang digembungin. di dalem kantong plastik itu, saya masukin gulungan kertas, isinya tentang tempat persembunyian harta karun. (saya ngasih petunjuknya), nah bagi yang bisa nemuin si harta karunnya dengan cepat, skornya ditambah deh. harta karunnya padahal cuma benda-benda gak penting. kayak pensil, batu pantai, pokoknya benda-benda yang saya temuin di halaman aja deh. saya sembunyiin di dalem pot tanaman, di balik keset, pokoknya area halaman rumah. nyari harta karun itu adalah zona terakhir. abis itu kita itung skornya bareng-bareng, yang paling gede skornya itu yang menang dan dapet hadiah. dulu saya cuma punya duit tabungan lima ratus perak loh, trus saya beliin coklat deh. si coklat itu yang jadi hadiahnya.
dan permainan itu jadi sering banget jadi mainan utama kita. dan dengan inovasi-inovasi baru yang gak jelas pas waktu lain. mereka suka ngajak, "neng!ayo kita main alfa zona lagi yu" hehe...
seneng deh waktu itu. tiba-tiba jadi inget. imajinasi kami, mungkin sangat hebat ketika main. waktu itu, saya mikirin mereka pake helm sama baju warna-warni gitu. kayak di tv-tv...hihi
ah...lucu banget kalo nginget masa-masa itu. dan sekarang, temen main saya dulu, dan yang biasa menang itu, namanya "elang". dia bakal lulus sma taun ini, hayoo, tetep semangat belajarnya ya pak!
nomong-ngomong, dulu kalian suka main apa?
awetlah
"neng, tau gak apa aja yang membuat kita menjadi awet muda?"
"apaan tuh?"
"1. peliharalah kebebasan diri dan menjadi independen
2. keluar dari zona nyaman.
3. selalu berpikir.
4. jadikan satu masalah sebagai satu peluang.
5. perbanyak silaturahmi"
saya trsenyum dan bilang sama dia
"haha, oke banget!yu ar mai inspiresyien tudei, gah!"
dia ketawa dan bilang,"absolutly"
huu...sombong!berlaku cuma untu satu hari loh!
meng...nganga...
AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA...
kapan ia menutup? terus saja menganga, dan menyebutkan vokal pertama. terus. hingga akhirnya seekor lalat masuk karena tertarik dengan kantung yang menggantung. lalu tersedak.
sudahlah, berhentilah. jangan biarkan isi mulut mu terlihat. lebih baik kunyah permen karet dan buat balon yang menggelembung. sampai meletus.
=)
Allah kan memberi pelangi ditiap badai, senyum ditiap air mata, berkah ditiap cobaan, ayat-ayat cinta ditiap helaan nafas, dan jawaban ditiap Do'a"
terima kasih semesta :)
26.10.09
dia kakak yang hebat

semalem, kakak saya bertanya,
"kalau kamu di kasih pilihan untuk memilih karakter seorang teman, kamu mau pilih yang mana?"
"1.orang yang suka mainin perempuan dan gak serius...
2. orang yang pemalas dan suka telat
3. orang yang disiplin, gak pernah mainin cewe, dan tepat waktu..."
saya: "hmmm... untuk teman ya?... hmmm..."
lalu saya pilih salah satunya... dan kakak saya berkata,
"kamu tahu siapa aja dari ketiga orang itu? yang pertama itu, presiden amerika Theodore Roosevelt, yang kedua, perdana mentri Winston Churchil, yang ketiga adalah Adolf Hitler..."
kakak saya berkata lagi,"nilailah seseorang dari sudut pandang lain..."
dan saya berkata dalam hati...
"ya ampun, saya memilih menjadi teman seorang diktator. frik"
Love Song - The Cure
whenever i'm alone with you you make me feel
like i am home again whenever i'm alone with
you you make me feel like i am whole again
whenever i'm alone with you you make me feel
like i am young again whenever i'm alone with
you you make me feel like i am fun again
however far away i will always love you however
long i stay i will always love you whatever
words i say i will always love you i will always
love you
whenever i'm alone with you you make me feel
like i am free again whenever i'm alone with
you you make me feel like i am clean again
however far away i will always love you however
long i stay i will always love you whatever
words i say i will always love you i will always
love you
22.10.09
balasan dari tuan angin :)
mengingat lagi

Terkadang, malah sering, kita selalu merasa diri kita punya banyak kekurangan. kita dapat dengan mudah menyebutkan serentetan kekurangan kita. sehingga kita menjadi minder sendiri gara-gara hal ini.
tapi saya juga yakin, bahwa kamu juga sebenernya tau tentang kelebihan kamu sendiri, tapi hal-hal itu terselip diantara pikiran-pikiran tentang kekurangan dirimu sendiri.
dan dengan mudahnya, kita bisa menyebutkan kebaikan orang-orang di sekeliling kita. "kebaikan" orang tersebut seperti terlihat jelas di mata kita.
sebenarnya di mana letak itu semua?
mnurut saya, kekurangan, mungkin terletak pada dada kita, atau di bagian depan badan kita, sehingga kita sangat mudah dengan jelas melihatnya.
nah, lalu dimana letak kelebihan kita?
letaknya mungkin berada di punggung,wahai teman, sehingga, kita sendiri tidak bisa melihat kelebihan kita sendiri, dan mungkin hanya orang lain lah yang dapat melihatnya.
seperti onigiri dengan umeboshinya. mungkin onigiri sedih, karena dia hanya nasi kepal biasa tanpa ada kelebihan apapun, karena dia hanya bisa melihat bagian depan dirinya, sehingga dia tidak dapat melihat kelebihannya. dia tidak sadar,padahal, dia mempunyai umeboshi yang enak yang terletak di punggungnya dan menjadi daya tarik tersendiri bagi onigiri.
lalu...
apakah kamu dapat melihat "umeboshi" pada teman2 mu? seberapa besarkah?
untuk tuan angin
jangan menyesal karena telah mengenal embun...
walau embun lebih senang berkelana diantara lipatan daun.
tuan,
engkau hanya datang selewat dan sekejap...
namun bagi embun, engkau penyegar hari-harinya.
tuan,
jangan bersedih ya...
karena embun selalu jatuh ke tanah dan terhisap semestanya.
walau begitu,
embun sangat berterima kasih,
karena engkau menjadikannya sebagai refleksi semestamu.
berkatmu, semestanya terlihat lebih bermakna.
berkatmu, TuhanNya terlihat lebih berkuasa.
bulan sembilan
karena...
seorang pangeran datang,
menaiki seekor panda besar.
lalu meminang sang putri yang sedang menatap sumur, dan bernyanyi-nyanyi.
dia putri??
ya, walau pun tidak secantik putri salju.
dia pangeran?
ya, walau pun tidak menaiki kuda putih.
tapi sayang...
putri tetap bergeming.
menanti di tepi danau.
akan jadinya seperti cerita beauty and the beast?
siapa tahu.
yang pasti semua rumit.
karena aku, kamu, dia, dan mereka, terlalu dekat dan jelas.
20.10.09
caranya?
kamu berkata sebagai tuan rumah.
"baiklah, kalau itu maumu..."
aku menjawab seperti orang asing di rumahmu.
"ayo, keluarlah..."
"keluar?"
"iya, kamu tahu kamu harus keluar"
"iya, aku tahu, ada seribu orang sepertiku yang mau mengisi tempat ini"
"tapi kamu paling hebat diantara mereka"
"sikapmu itu yang menorehkan luka"
"maka dari itu, lebih baik kamu keluar, agar kamu tidak lebih terluka"
"hmmm...."
aku diam.
kamu diam.
"kamu mau keluar?"
itu kamu yang bertanya.
"IYA!!BAGAIMANA AKU BISA KELUAR,
KALAU DARI TADI KAMU MENGHALANGI PINTU ITU!!"
rasa langit malam

menangis...menangis sajalah.
biar yang jauh terdalam lebih terasa sejuk.
hujan...hujan...
mungkin jejak akan sedikit luruh.
hei, tak usah tanya pastinya bintang dan rumput itu apa,
ia dirangkai hanya untuk membuatmu menoleh,
tak usah tanya pastinya sedih karna apa,
taman, awan, pohon tahu bahwa dia menantimu.
seperti malam setahun yang lalu.





