27.12.08
perubahan lisan
dialog lampau
"menurut kamu,saya bad or good?"
saya ingin bilang, kamu bersifat sangat manusia...segala kebaikan dan kesalahan ada pada diri manusia. begitupun kamu.
dia pernah nanya,
"mana yang lebih kamu pilih, orang yang kamu cintai atau orang yang kamu sayangi?"
dulu saya bilang, "orang yang saya cinta" tapi apa artinya bila orang yang saya cintai tidak mencintai saya,maka sekarang saya lebih memilih orang yang saya sayangi, karena, dengan begitu tidak ada beban untuk mengharapkan suatu balasan. karena sayang, lebih tulus dari rasa cinta...
dia pernah nanya,
"apa kamu ingin memiliki?"
saya ingin bilang,bahwa memiliki itu bukan suatu keharusan, tapi berbagi merupakan hal yang sangat berarti.saya lebih berhasrat untuk berbagi, daripada mamiliki.
dia mungkin ingin bertanya,
"kenapa saya terjebak juga?"
saya pun ingin menjawab, karena ada kemungkinan dan harapan dalam hati.bila saya tidak berharap apa-apa,saya tidak mungkin terjebak.
atau, mungkin dia akan bertanya lagi,
"apa yang saya harapkan?"
saya ingin menjawab, bahwa saya berharap untuk selalu berbagi.dan berlangsung...
dia pernah bilang,
"kamu seperti angin,dan hatimu sulit untuk dimasuki"
saya ingin bilang, bahwa secara tidak sadar dia sudak memasuki hati saya.
dia pernah bilang,
"kamu hampir sempurna, sehingga saya sulit untuk mengejarnya"
saya ingin bilang, bahwa saya sepenuhnya adalah manusia.mempunyai hasrat, nafsu dan akal.dan kamu tidak perlu mengejar saya, karena saya bukan orang yang pantas dikejar.
dia bilang,
saya bukan pemberani.
saya ingin bilang...bahwa segalanya menjadi hidup ketika dia ada..
melarikan diri 2#
kemaren dari bandung sendirian naek kereta jam 8 pagi.
perjalanan selama 8 jam.
kalo sendirian kayak gini, biasanya tubuh sama jiwa ga sinkron.
mengingat-ngingat banyak peristiwa.tidur juga ga enak.
nyampe jojga jam 4 sore.panas.badan lepek.pengen mandi.
padahal tugas masi banyak.tapi saya lebih mentingin momen ini.frik.
nginep di rumah temen.ga enak nih,ngerepotin.tp saya sangat berterima kasih sekali.
malemnya smsan sama abang beruang.ga jelas.garing.gapapa.sepi sih.
pengen ke malioboro.atau keraton.yang jelas jalan-jalan.sendirian.autis.kayaknya asik.
bentar lagi ibu ulang taun.31 desember.maap bu,ga bisa taun baruan bareng.
tar malem mau cabut ke surabaya...
nengok teman seangkatan yang sakit.dynand.
malemnya lagi..go to jimbaran.
bakal ada apa yaaaa...
melarikan diri
kamu tau?hukuman yang terbesar bagi saya, adalah ketika orang tidak membutuhkan saya lagi.kamu tau?saya hanya berharap mereka kembali lagi bercerita...karena itu yang membuat saya terus merasa hidup...apa saya akan kehilangan sisi kemanusian lagi,seperti yang dia katakan?apa saya harus memulai lagi...saya tidak mau melarikan diri lagi.beri kesempatan untuk memperbaiki kekeliruan saya...
23.12.08
nebuklat...
ternyata cara bikinnya sedikit rumit, dan mesti hati-hati. jangan sampai ada satu tetes air yang tercampur, karena, akan merusak kandungannya. padahal, buat melumerkannya saya butuh sepanci air panas. makanya, saya mesti ekstra hati hati agar si air dalam panci tidak masuk.fuhhh...
dalam proses pencetakan, saya agak sedikit bingung mau buat bentuk seperti apa. untung saya punya 2 warna, saya eksperimen...ternyata rasanya ga jauh beda pas saat menggambar.hehe... saya menikmati saat membuatnya. seperti seniman yang merasakan bahwa karyanya akan menjadi karya yang hebat. saya juga punya keyakinan seperti itu pas membuatnya.
kayaknya saya emang cocok berkarya lewat makanan deh. rasanya beda banget kalo udah eksperimen kayak gitu...
saya baru belajar, dan menyadari, bahwa dalam mencampur dua type, mesti dalam suhu yang sama. trus saya mikir, apakah "perasaan" juga gitu yaa... dengan suhu yang sama, baru bisa bersatu, baru bisa nyambung. mesti dari kedua belah pihak.
bila dalam hal menulis, secara tidak langsung, kita memberi ikatan emosional terhadap pembaca, karena ada bagian nyawa kita yang tercurah disitu. begitupun saya, untuk karya yang satu ini.
saya sebut itu karya. dengan konsep nebula, makanya namanya nebula coklat. hehe...
selamat ulang tahun, pap, yang ke-70. rasanya angka itu, merupakan gelar istimewa yang diberikan Tuhan. doa terbaik dihaturkan...
selamat hari ibu, untuk semua ibu, smoga slalu sehat untuk slalu mendampingi kami smua...
psst...rasanya bahagia ketika memberi "bagian" kita pada "mereka".
3.12.08
jadi jauh...
saya pikir, kesepakatan kita memang begitu...
saya penumpangnya, kamu supirnya, dan kita menuju satu tujuan yang sama
saya pikir, kamu akan membantu saya untuk mengeluarkan magma yang dalam perut bumi.
saya pikir, kamu memang menyukai angin..
saya pikir, kamu memang benar2 merindukan semesta,
saya pikir, kamu mengharapkan air itu terus mengalir menuju muara yang kamu miliki.
saya pikir, kamu memang ingin mengalami "sesuatu" yang fitrah dan hakiki,
saya pikir, kamu tidak membutuhkan jawaban, sehingga terus bergerak.
saya pikir, kamu tau apa yang ingin saya pertanyakan.
saya pikir, kamu tau apa jawabanya,
saya pikir, saya tau jawabannya.
saya pikir, saya adalah air.
saya pikir, saya juga angin.
saya pikir, saya adalah semesta.
saya pikir, saya punya magma.
saya pikir, itu adalah saya.
saya pikir, itu juga bukan saya.
saya pikir, kamu punya jawabannya.
apakah apa yang saya pikir ini benar?
29.11.08
iya?
hasilnya...

You are Blue Wolf, who is open, cheerful and a carefree type of person.
You possess very original atmosphere, and do not like to adjust yourself to others.
You prefer to act on your own and as you like it.
Therefore, at first people think you as a cool person, but once they get to know you, and trust is born, they will understand your good sense of humor and a friendly nature.
You tend to be indifferent and candid to opposite sex as well, so men think you as very bold woman.
But you are actually a soft hearted person.
You have no thought of depending on others.
You believe other people are other, you are you. And will go on living your own way.
You will not be influenced by emotions.
You are true to your life as well. Because you tend to be indifferent to the people and situation around you, you give an impression of being thoughtless person.
But once asked to do something, you will carry it out by putting in ever effort you possess.
You are very responsible person.You tend to change your mind quickly. And because you like changes, people think you as temperamental.
You have great energy to be able to carry out many things at once, and even if you are busy, once you set your mind, you will definitely carry it out.
You are unique type of woman.
You take time to find the best romance.
You look for honest person, and would act cautiously towards them.
When you get married, you will be good at carrying out housework, and will be able to create a happy family.
kamu gimana?
28.11.08
bosen ga ya?
ketika ada sesuatu yang lama tidak diusik,ingin mengubahnya jadi yang baru.
apa itu berarti saya memang cepat bosan karena sesuatu?
bisa jadi...bisa jadi...
abis,dari yang kemaren-kemaren ga ngerasa cocok.
yah..mudah-mudahan aja kalo sama yang ini ga ngerasa bosen.
semoga aja lebih semanget nulis lagi.
asik...pake template blog yang baru...
17.11.08
dia
hal-hal yang baru saya terima.
tentang kejujuran.tentang keberanian.
dan tentunya kebijakan.
walau saya sendiri masih mesti belajar lagi.
agar dapat mempelajari kesalahan yang dulu dan berusaha untuk tidak mengulanginya.
perjalanan saya dan dia emang ga akan ada habisnya.
sepanjang astra dan iyo jingga bersama.
12.10.08
harta karun...
11.10.08
kesukaan baru.
trus dia bikin novel sekaligus musiknya. namanya rectovesco dan salah satu lagu favorit saya ada disitu. judulnya malaikat juga tau. hmm... saya juga jadi tergiur buat order. hehe. ga sabar menanti bacaan baru...asik.
ampun dah
sampai-sampai, saya pun malas buat ajak ngobrol orang-orang (kecuali orang tertentu). entah kenapa otak saya lagi ga pengen sesuatu yang dibikin ribet. atau sesuatu hal yang mesti diajak mikir dulu. ya ampun. manusia macam apa saya? yang inginnya cuma sesuatu yang simple dan lurus-lurus aja? manusia yang tanpa warna. bukannya gitu...sebenernya hati kecil saya (knapa msti kecil ya?) ingin sesuatu yang lebih berwarna. saya juga tau jawabannya. tapi kadang, saya masih takut. ah. soalnya...(ya ampun. manusaia itu memang suka punya banyak alesan untuk pembenarannya) alesannya simple: karena belum ada orang yang mau 'menerima' saya yang seperti ini. nunggu jemputan ni. (sbenernya saya lagi ngomongin apaan ni?)
saya lagi dungu, dan ga mau tau apa-apa. terserah. terserah. saya pengen punya 'topi kerikil' nya doraemon. biar puas invisible. tapi puas juga nontonin kelakuan orang-orang.
bukannya postingan ini juga spontan ya? -ampun dah-
15.9.08
Menjelang bulan Ramadhan 10 tahun lalu
suara pecahan kaca membangunkan perempuan kecil itu. Belum genap sepuluh tahun anak umur anak itu. Dia bingung. Karena setengah sadar dia mendengar suara tersebut. Dia kira, ada tabrakan di depan rumahnya. Dia berusaha mencari tau. Ketika dia berjalan ke arah ruang tamu, ternyata dia mendapati jendela ruang tamunya yang tidak bertralis itu pecah.
Lalu, dia mendengar ada orang yang berteriak "Cepat, buka pintunya! kalo tidak, saya Tembak!"
Namun, karena dia masih kecil, dia tidak begitu mengerti apa yang didengarnya. kemudian, dia mendapati bapaknya yang sudah uzur itu dipelintir tangannya oleh seorang laki-laki, dan dibelakang bapaknya itu, ikut sekelompok laki-laki yang mukanya setengah ditutup.
Tapi tetap saja, anak kecil itu masih belum mengerti keadaan yang sedang terjadi. sampai seorang laki-laki datang kehadapannya, sambil memegang golok yang diacungkan ke mukanya.
"Cepat! masuk kamar!" Teriak laki-laki itu, perempuan kecil itu memperhatikan wajah laki-laki yang sedang mencoba menutupi mukanya dengan sehelai kain sapu tangan. Sapu tangannya jatuh. Dia melihat muka laki-laki itu. Putih. Dengan mata yang agak sipit.
"capat!masuk kamar!" ulang laki-laki itu.
Anak kecil itu menurut. dan lagi-lagi berusaha mencerna itu semua.
Kakak tirinya berteriak "apa-apaan ini?".
Ibunya entah ada dimana.
Sedangkan sekelompok laki-laki yang tak dikenal itu membangunkan seisi rumah dengan kasar. Menendang-nendang. Dan menyuruh orang seisi rumah untuk masuk kamar itu. Dua kakak laki-lakinya hanya bisa berdiam diri dan menuruti kemauan orang-orang itu. Adik laki-lakinya juga ikut masuk kamar. dan hanya bisa diam. Mungkin dia juga berusaha untuk mengerti keadaan saat itu.
Dia mendengar ayahnya berteriak-teriak " Allahuakbar!Allahuakbar!"
Entah apa yang dilakuakan orang-orang itu terhadap bapaknya. Karena anak kecil itu tidak bisa melihat bapaknya yang sedang di ruangan lain. Yang ternyata sedang diinjak punggungnya.
"Tolong!jangan apa-apakan anak saya!" mohon bapaknya itu.
"Diam!" teriak laki-laki yang sedang bersama bapaknya.
lalu ada seseorang yang masuk kamar dan berteriak.
"Mana uangnya?!Mana Uangnya?!" teriak orang itu.
"Kami gak punya uang! Uang apa?! Silakan kalian cari sendiri! Kami ini miskin! Kalian salah kesini!" teriak kakak-kakaknya si perempuan kecil itu.
"ahhhh!!cepat kasih saya kunci lemarinya!"teriak lagi orang itu. Tapi karena dia kehabisan waktu, maka dia tidak berbicara lagi.
Sekelompok laki-laki itu mulai mengangkut barang-barang yang dia temukan di ruang keluarga dan di kamar kakak-kakaknya.
"Ampun...ampun..lepaskan saya...!sakiiitt...Allahuakbar"Teriakan bapaknya terdengar lagi.
"Berisik!sudah saya bilang, Diam!kalo ngga saya siksa anak kamu!"ancam laki-laki itu.
"Tolong,jangan siksa anak saya...iya...saya diam!Allahuakbar!"
"Sudah saya bilang diam!"teriak laki-laki itu.
Entah apa yang dilakukan sekelompok laki-laki itu di ruang keluarga.
Akhirnya, setelah mereka selesai dengan urusannya, sang bapak dimasukkan juga ke dalam kamar.
"aduuhh...aduh..."rintih bapak itu.
"iya..iya diam...!"kata laki-laki yang membawanya.
Perempuan kecil itu hanya bisa menonton. Masih belum mengerti. dan hanya bisa berpandangan dengan adik laki-lakinya, yang lebih muda setahun itu.
"Allahuakbar!"bapak itu berteriak setelah kelompok orang-orang itu mulai tidak ada. bapak itu berlari keluar dan berusaha mengejar orang-orang itu. Disusul oleh kakak-kakaknya.
Anak kecil itu akhirnya sadar dan menangis, karena shock.
"kami telah dirampok....." begitu katanya.
Dia menangis bersama adiknya dan tidak beranjak sedikitpun di dalam kamar...
dan dia hanya bisa berucap...
"ini semua salah saya...karena saya lupa shalat isya..."
begitulah. Perempuan kecil itu mengira semua yang terjadi malam itu, adalah kesalahannya, karena dia lupa shalat isya.
Itulah keluarga kami. Menjelang bulan Ramadhan sepuluh tahun yang lalu, keluarga kami dirampok. Hanya dalam waktu 15 menit.
Pada masa itu, semua serba susah. Masa krisis moneter. Dan kriminalitas meningkat saat itu.
keluarga kami sempat hidup tanpa TV selama 1 tahun lamanya.
KOmputer, printer, setrikaan, jam tangan, dll. tidak pernah kembali sejak saat itu. (iyalah,namanya juga dirampok)
Seminggu setelah itu, terjadi perampokan lagi di Bandung, pada peristiwa itu, anggota keluarganya ada yang dibunuh karena melawan.
Dan satu bulan kemudian, kami dapat kabar dari polisi, bahwa salah satu perampoknya, mati tertembak.
MUSUH TERBESAR SAYA
suka membuat orang-orang jadi salah paham sama saya.
gara-garanya, saya dibilang judes, dan cemberut terus.
gara-garanya juga, saya jadi males makan.
terus, gara-garanya juga, saya selalu merasa tersiksa pas bangun tidur.
kerasa sakit.
kerasa linu.
sampai-sampai gigi juga ikutan linu.
sebel.
pengen ngejauh aja.
pengen ga kenal lagi.
dasar SARIAWAN!
SELALU DATENG TERUS!
deuh...susah ngomong...periihh...huhu.
saya benar-benar menyerah,kalo lagi sariawan.
14.9.08
masa itu.
presentasi ampe tengah malem, nginep dikosan temen, kerja properti ampe subuh, tidur diparkiran TPB, kumpul di tempat yang jadi base camp. fiuh.
Ternyata saya begitu merindukan masa-masa itu.
masa pencarian, masa pembentukan.
menyenangkan kalo diinget-inget.
Seni Rupa, seni rupa...
HEBAT!
13.9.08
Bersahabat saja.
Pacaran menurut saya, image yang saya bayangkan adalah, hubungan disertai dengan sentuhan fisik ditambah hasrat. (tolong bedakan dengan sentuhan fisik biasa tanpa hasrat, seperti salaman, cas, dll) Ga bisa dipungkiri, sealim-alimnya orang, ketika cewe sama cowo disatuin dengan sebuah perasaan, pasti ada keinginan untuk menyentuh. Apalagi kalo dikuatkan dengan istilah 'pacaran'. udah deh. Bablas aja. Belajar dari pengalaman masa lalu nih, emang susah banget. Kedengerannya emang sok suci ya. Terserah sih. Tapi, yang ingin saya lakukan sekarang ini adalah "menjaga". Ini semua terlepas dari konteks agama ya. Soalnya, yang saya kejar disini bukan hasratnya, tapi perasaan sayangnya. dalam konteks pacaran, si perasaan sayang itu kadang berubah menjadi hasrat. (memang kedengeran naif, kalo mengharapkan perasaan sayang yang murni) Saya juga tidak memungkiri, bahwa setiap manusia itu memang mempunyai hasrat. Justru itulah manusia. Saya akui, saya juga manusia yang tidak terlepas dari hasrat, makanya, karena saya tau itu, tapi saya gak ingin hasrat itu mengalahkan hal-hal lainnya. Saya beneran ingin "Menjaga" hasrat tersebut. Bukan untuk "menghilangkan" ya (karena itu gak mungkin). Saya nulis kayak gini juga, justru karena saya pernah mengalami, tentang konteks pacaran tadi. Dan itu benar-benar saya jadikan pelajaran untuk saya kedepannya.
Tapi gimana caranya kalo kita memang mempunyai perasaan terhadap seseorang?
Bagi saya, sangat manusiawi kalo kita mempunya perasaan terhadap seseorang, saya juga seperti itu, ketika saya memang menyukai seseorang, saya mengungkapkannya dengan cara saya sendiri. Tergantung bagaimana sifat dan karakter orang yang kita hadapi. Tapi tidak dalam konteks "pacaran" itu sendiri. Susah sih. Emang agak ribet. Dan membutuhkan suatu keberanian yang lebih.
Pernah, saya tertarik dengan seseorang, beneran, "tertarik", kita memang dekat, saya juga tidak memungkiri, bahwa saya memang punya harapan-harapan pada orang itu. Dan menurut saya, wajar saja, kalo saya akhirnya mengakui, bahwa saya tertarik padanya. Dan ingin mengenal lebih jauh lagi, melihat kelebihan dan kekurangan nya (walaupun kata sahabat saya, kalau kita sayang sama seseorang, pasti terlihat sempurna) yah apapun itu. Sampai kita sendiri memutuskan suatu batasan, untuk diri kita sendiri loh. bukan untuk orang lain. Batasan, sejauh mana kita mesti mengenal orang itu. dan batasan itu, kita sendiri yang membuatnya. Untuk diri kita sendiri.
Nah, solusinya, kejujuran pada diri sendiri itu penting. Dan saya tekankan, bahwa kejujuran diatas segalanya, dan selalu membawa kebaikan, bila kita mendapatkan punishment dari kejujuran yang kita lakukan, berarti, pada letak penyampaiannya lah yang kurang baik.
Lho? Di mana sih nyambungnya? kejujuran sama yang tadi saya bahas?
jadi, untuk saya, bagi saya, sekali lagi loh, ini pembenaran saya dan untuk saya ya...
Pengungkapan rasa sayang itu penting. (syaratnya mesti udah mengenal pribadi satu sama lain ya) Dan mencari jalinan hubungan lain yang lebih terjaga. Terlepas dari hubungan seperti 'pacaran'. apapun itu namanya. Karena saya yakin satu hal, Semuanya sudah ada. Tinggal kita "memilih".
Dan untuk masa sekarang, saya lebih milih judul itu.
Tokoh Masa Kecil
hehe...
saya ga pernah berpikiran untuk menjadi tokoh apapun. Dulu, saya beranggapan, bahwa saya adalah tokoh utama dunia ini. Selain saya, orang lain hanyalah pemeran pendukung untuk hidup saya. Saya berpikir, bahwa masing-masing punya perannya. Ada yang berperan sebagai saudara saya, ada yang berperan sebagai tetangga saya...Pokoknya, saya berpikir bahwa dunia diciptakan untuk saya. Egois ya? tenang aja, itu cuma pikiran anak TK ko. pikiran yang masih belum mengenal bagaimana dunia yang dihadapinya.
Terus, waktu SD, saya berpikir, bahwa saya orang cantik.(hahaha..malu ni) san kerjaan saya selalu ngaca.Dan Seperti anak kecil pada umumnya, saya senang memakai kosmetik mama, apalagi lipstiknya.(hehe...)saya senang melihat bibir saya yang berwarna merah.(walaupun belepotan) tetep aja ngerasa cantik.(hihi..)
Oiya, saya pernah berpikir, saya sebagai kupu-kupu (waktu SD). saya seneng ngebayangin,kalo saya bisa terbang,dengan sayap yang indah. (deuh, dasar anak kecil). makanya, saya seneng banget kalo nemu kupu-kupu yang besar. Dulu, saya nyebutnya Si Rama-Rama. Entah apa nama sebenernya. Dan suka berkhayal, gimana rasanya terbang ngeliat bumi dari atas. hmm...
Setelah dewasa, kenapa ya imajinasi itu dilupakan? (inget kuliahnya Pa Prim, suf!) semakin dewasa, kita menemukan masaah, dan kita mengalami sesuatu peristiwa, biasanya kita menanamkan pikiran, bahwa kita keliru, tentang cara pandang kita.
hayooo...dulu waktu kecil pernah punya pikiran apalagi coba?hehe,klo diinget-inget, pasti malah senyum-senyum sendiri...iya kan?hehe...
Batasan Ruang
Saya sebenarnya tidak ingin mengerti tentang semua hal ini. orang-orang bilang, kalo ini adalah anugrah yang Tuhan kasih untuk saya. Dapat memasuki batasan ruang sesorang dan dan dapat berdialog dengan "santai". Saya sangat berterima kasih, Tuhan memberikan "Anugrah" tersebut, karena dengan itu, saya dapat berdialog lebih dalam dan mengenali ruang mereka. Ruang yang sebenarnya terdapat tembok yang mereka ciptakan untuk orang luar. Dan hanya orang yang "diizinkan" yang boleh masuk untuk ruang mereka.
Saya kadang bertanya, apa yang membuat mereka merasa "nyaman" sehingga batasan ruang mereka dapat saya masuki. kadang saya agak kewalahan, karena "kenyamanan" tersebut ternyata membuat mereka memaksa masuk pada ruang yang saya ciptakan sendiri. Atau dalam kasus lain, mereka menginginkan, saya masuk jauh lebih dalam lagi untuk "mengisi" ruang mereka yang kosong, atau hanya sekedar "memperbaiki" ruang tersebut. Atau entah apa lagi.
Tapi, dalam proses tersebut, dampaknya, "indera" lain yang saya punya, menjadi tumpul. Saya harus mencerna lebih lama lagi, dan meyakinkan diri untuk "masukan" yang datang. Seperti, saya hanya terpaku pada orang tertentu saja, sehingga, ketika ada orang yang datang dan ingin memasuki ruang saya dengan baik-baik, malah saya acuhkan.
Saya berusaha untuk memerdekakan diri dari ruang-ruang mereka, tapi mereka menunjukkan rasa kecewanya, karena saya jarang menengok lagi ruang tersebut. atau malah meninggalkannya. tapi saya harus maju. atau, mencari ruang-ruang baru yang membuat saya lebih "segar".
Bukannya saya menyesal karena telah memasuki ruang itu, tapi yang saya butuhkan sekarang adalah ruang "segar". untuk hal tersebut saya harus membuat pilihan, Menghapus, Mengubah, Menerima, atau Mempertahankan.
hei,
terima kasih, karena saya diberi kepercayaan untuk masuk pada ruang kalian, tapi saya mohon, berikan saya suatu kejelasan, tentang ruang yang kalian punya... apakah saya harus Menghapus.. Mengubah.. Menerima.. atau Mempertahankan...
1.9.08
bebas merdeka!
Jumat, 26 Aug '08 kmaren, salah satu penulis favorit gw meng-update ShoutOut Facebook-nya:
"baru mngerti arti kemerdekaan. yaitu bebas dr mencintai orang. bebas dari rasa cemburu dan ketergantungan. emang paling asyik itu sendiri."
Yeah, ntu lah yg ditulis oleh Samuel Mulia.
And u know, what?
Wanna join our club??
Hahahaa...
kayaknya oke tuh...
ambil resiko sekarang...
Kelaparan atau Dimakan Singa?
Setiap pagi, seekor rusa bangun. Ia tahu bahwa ia harus lari lebih cepat
daripada singa. Kalau tidak, ia akan dimakan singa.
Setiap pagi, seekor singa bangun. Ia tahu bahwa ia harus lari lebih cepat
daripada rusa. Kalau tidak, ia akan mati kelaparan.
Tidak menjadi soal apakah anda seekor singa ataukah seekor rusa. Begitu
matahari terbit, sebaiknya anda berlari!
Jangan lewatkan waktu sedetik pun, cepatlah berlari menjemput impian anda!
Berusaha adalah mengambil resiko. Tapi resiko harus dihadapi karena
bahaya terbesar dalam hidup ini adalah tidak mengambil resiko sama sekali.
Orang yang tidak berani menghadapi resiko, tidak akan melakukan apa-apa,
tidak punya apa-apa dan bukan siapa-siapa. Mereka mungkin saja menghindari
penderitaan dan kesengsaraan. Tapi mereka tidak bisa belajar, merasakan,
mengubah, tumbuh, mencintai atau hidup.
Dalam keadaan terikat oleh kepastian, mereka telah mengekang kebebasan
mereka sendiri. Hanya orang yang berani mengambil resiko adalah orang yang
bebas.
Ambil resiko SEKARANG!!
Happy Reading! Mudah-mudahan bermanfaat yaa ;
buat ngecek kualitas HP
membeli sesuatu, terutama barang-barang elektronik, hp khusunya karena
sekarang banyak sekali penipuan atau bermunculannya hp-hp black market
ataupun mungkin juga hp rekondisi, oleh karena itu diperlukan tips
untuk mengetahui apakah hp sebuah hp itu benar-benar asli, dibuat
dinegara mana dan tentu saja paling penting adalah kualitasnya.
Berikut ini sedikit tips untuk mengetahui dinegara mana sebuah hp
dibuat serta kualitasnya (hanya hp GSM bukan CDMA) :
- Langkah pertama : ketik *#06#
- Setelah kamu mengetikan code tersebut maka akan muncul 15 angka no
seri 434566106789435.
- Jika angka no tujuh dan delapan adalah angka 02 atau 20 itu berarti
hp tersebut dibuat di Asia dengan kualitas yang jelek.
- Jika angka no tujuh dan delapan adalah angka 08 atau 80 itu berart
hp tersebut dibuat Jerman dengan kualitas lumayan.
- Jika angka no tujuh dan delapan adalah angka 01 atau 10 itu berarti
hp tersebut dibuat di Finlandia dengan kualitas bagus.
- Jika angka no tujuh dan delapan adalah angka 00 itu berarti hp
tersebut dibuat di Perancis dengan kualitas paling baik.
- Dan apabila nggak ada dari salah satu diatas, berarti hp anda bodong
alias gak jelas.
seni sawah jepang
LENTERA JIWA -Andy F Noya-
LENTERA JIWA
Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena ¡pecah kongs dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.
Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV.
Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. Andy ibarat ikan di dalam kolam. Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.
Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese.Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.
Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.
Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah, dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.
Setelah membaca buku itu, entah mengapa ada dorongan luar biasa yang menghentak-hentak di dalam dada. Ada gairah yang luar biasa yang mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yang selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari keju itu sudah tersedia di depan mata. Saya juga ingin mengikuti lentera jiwa saya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri.
Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul Lentera Hati yang dinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang. Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa lentera jiwanya ada di ajang pertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.
Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -- dan membuat mereka tidak bahagia -- adalah karena mengikuti keinginan orangtua.
Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008), kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini, ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.
Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker.
Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.
Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu gembira dalam menikmati hidup. Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya, ujar Yon Koeswoyo, salah satu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. Semua karena saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya. Hidup saya, katanya.
Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah mereka yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa mereka.
28.8.08
ampe segininya...
nonton wall e...
sendirian...
nangis di bioskop...
sendirian...
abis ceritanya bagus...
haha...
jadi melankolik nih...
mungkin pengaruh mood...
semuanya serba hiperbolis...
najis.gara-gara kemaren!payah...
27.8.08
"SIMPLE TOGETHER"
[by Alanis Morissette]
U've been my golden bestfriend
now with post-demise at hand
can't go to u for consolation
'coz we're off limits during this transition
This grief overwhelms me
it burns in my stomach
and I can't stop bumping into things
I thought we'd be simple together
I thought we'd be happy together
Thought we'd be limitless together
I thought we'd be precious together
But I was sadly mistaken
U've been my soulmate and mentor
I remembered u the moment I met u
with u I knew God's face was handsome
with u I suffered an expansion
This loss is numbing me
it pierces my chest
and I can't stop dropping everything
I thought we'd be sexy together
Thought we'd be evolving together
I thought we'd have children together
I thought we'd be family together
But I was sadly mistaken
If I had a bill for all the philosophies I shared
if I had a penny for all the possibilities I presented
if I had a dime for every hand thrown up in the air
my wealth would render this no less severe
I thought we'd be genius together
I thought we'd be healing together
I thought we'd be growing together
Thought we'd be adventurous together
But I was sadly mistaken
Thought we'd be exploring together
Thought we'd be inspired together
I thought we'd be flying together
Thought we'd be on fire together
But I was sadly mistaken
26.8.08
ga peduli MODE ON
lagi males ngobrol sama orang-orang...
lagi males masuk kuliah...
lagi males denger cerita orang...
lagi males balesin testimonial orang...
lagi males browsing-browsing...
tapi lebih males lagi klo ga ngelakuin hal-hal di atas...
huuuuuu...
eh,
gilran ada sesuatu hal yang sebenernya gw peduliin,gw malah sok sok an ga peduli...
giliran ada sesuatu yang sebenernya gw ga peduli,gw malah sok sok an peduli...
munafik yah?!
ga peduli lah...
panik kayak di tasik,salah...adanya santai kayak dipantai.
kemaren-kemaren saya jadiin shoutout ym.trus banyak yang ngerespon gt.
hmm...malah ada yang nagajakin ngegaring lebih,
klo ke bogor ngapain yah suf?
ngeloyor?
bodor?
ngobror?(yg ini maksa...haha)
trus jd kebiasaan ngobrol sama kata-kata itu.
oknum Y:"aduh suf c komputer gw kena virus nih!kayaknya gw mw ke tasik nih!"(maksudnya dia lagi panik)
saya:"ya udah,tar gw liat masalah komputer lo.ke pantai dulu lah,gw lagi kerja nih.jangan ke tasik dulu!"(maksudnya santai aja,jangan dulu panik)
oknum Y:"tapi udah keburu ke tasik nih.lo jangan terlalu lama ke pantainya yah!"(gw udah panik nih.lo jangan santai2 aja.)
saya:"iya,bntar lagi,lg asik di pantai nih."(iya,bntar dulu.nyantei ajalah)
nah...aneh bgt kan?!
ckckckck...
udahlaaahhhh....
jangan pundung kayak di bandung deh.
nah lho!jadi keterusan...
ih judes kayak di brebes!
hehe..
udah ah...makin lama makin garing nih.tar ada yg protes lg.
haha..
23.8.08
padi-harmoni
padi-harmoni
Aku mengenal dikau
Tak cukup lama separuh usia ku
Namun begitu banyak..pelajaran
Yang aku terima
Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud Harmony
Segala kebaikan..
Takkan terhapus oleh kepahitan
Kulapangkan resah jiwa..
Karna kupercaya..
Kan berujung indah
Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud harmony
luntang lantung lentang!
listening music : padi---harmoni
berasa pikiran menerawang entah kemana, dengan kondisi mata yang mulai meredup. cuma tidur 4 jam, tapi ga tau kenapa siang ini ngantuk banget. masuk kerja dari jam 7 pagi.s ekarang baru jam 1 siang. hhhhhh...masih 6 jam lagi kedepan, si mata ini harus tetap bertahan.
tadi malem ga kerasa pulang dari kampus skitar jam 12 malem. bener2 ga kerasa.
luntang-lantung dari siang, mestinya kerja jam 1,eh ada kuliah.t p cm absen doang. abisnya, studio tiba-tiba sumpek, kedatengan mahasiswa-mahasiswa dari fakultas laen. bayangkan saja studio interior yang sempit itu yang cuma muat 40 orang,eh malah dimasukin 160 org. berjejelan aja didalem, kayak pindang. ada yang berdiri lah. duduk di lantailah. panas. sumpek. kuliah macam apa ini?! karena ga kuatnya saya mengungsi aja ke balkon. cari angin segar. sebel, gara-gara kurikulum baru, smua jadi berantakan. padahal pas cetak KSM ga ada satupun jadwal yang bentrok. tapi makin kesini, jadwal-jadwal kuliah berubah seenak jidatnya. dipindah kesana kemari. trus ada mata kuliah yang ilang tiba-tiba!! trus muncul nama-nama mata kuliah yang baru. trus ada pergantian nama mata kuliah. penurunan sks. bla..bla..bla.. jadi inget, ada kasus, anak 2004 yang uda ngambil TA, karena ada penurunan SKS, pas diitung-itung, dia kurang 1 SKS lagi. nah? jadi kepaksa deh, dia kuliah ngambil 2 SKS, soalnya ga ada kuliah 1 SKS sih. jadi dia ngambil kelebihan SKS, yang konon nanti klo lebih bakal dapet penghargaan apaaa gt.t au ah. ga ngerti. hei, jadi ngeribetin mahasiswa lama tau ga sih? kenapa sih kurikulum baru ga buat mahasiswa yang baru aja?!tapi ga gitu juga sih. klo kayak gitu juga bakal runyam juga yah... ntar bisa bentrok sana-sini juga. hummm... kayaknya PRS nanti bakalan penuh lagi. hadoohh. malas.
menyerah dengan keadaan studio, akhirnya saya juga menyerah sama ajakan teman-teman ceria saya (sasmaya,anita,citta,ncit) buat ke galeri KITA, asalnya saya nolak, tapi karena mereka ga tau pergi naek angkot apa, akhirnya saya sok tau buat nunjukin jalan buat mereka. ujung-ujungnya nyasar juga. eh, ga nyasar juga sih, cuma kelewatan turun aja. mereka agak khawatir aja, trus ngancem-ngancem saya klo nyasar mesti nraktir. saya sih oke-oke aja. trus malah nantangin, nraktir di hanamasa. gila!mesti berapa bulan kerja tuh!dasar... akhirnya saya sanggupin aja. saya bilang ke mereka, "okelah gapapa,hanamasa juga,tapi kalo udah tiga taun lagi yah.klo saya udah nikah!".lah?kenapa bawa nikah segala coba?gapapa lah.smoga jadi doa juga.3 taun lagi,berarti umur saya,23/24 lah.tuh,umur yang oke buat nikah kan?!nah,masalahnya,nikah sama siapa yah?padahal,saya pengennya sih nikah abis wisudaan gt.hehe.tapi mungkin sekarang masih blom ketemu sama orang yang tepat kali ya.aduh.klo ngomongin hal kayak begituan,pasti gakan beres-beres.yah,berdoa saja,jangan sampe salah.amien.
abis dari galeri KITA,balik ke kampus sendirian.abis lagi pengen sendirian,gimana dong?!ke taman boulevard,ada Angga,lagi sibuk siap-siap buat acara SenBud "GondjangGandjingKampoes" acara Seni dan Budaya tentunya.daripada bengong sendirian,luntang-lantunglah saya ke Geodesi.LPKM.mau ngenet ceritanya.Ketemu Anggi ama Zaldy.yah,nyapa-nyapa deh.saya di sana ampe magrib lah.trus ke taman Boulevard itu lagi.
Nonton acara GondjangGandjingKampoes,yang ternyata bakal diadain 3 minggu sekali.wah,bagus tuh.karena kemarin masih perdana,sayang banget,yang nonton cuma sedikit.mungkin karena bentrok juga sama acara futsal SR sama Sipil.yang katanya SR menang.berapa-berapa sih?1-0 atau 3-2?!abisny, si acara SenBud nya KM ini nampilin anak-anak SR juga,performing Art nya Zico,Alin,trus ada PEO yang presentasi tentang Seni.trus,dari APRES juga nampil,hmmm...apa lagi yah?oiya,ada juga dari unit-unit kesenian pada nampil tuh.yg kemaren sih Tari Bali.pokoknya,klo ada yang mau tampil disini,hubungi aja anak-anak SenBud KM ITB,katanya.
Hari kemaren bener-bener bikin ga enak hati.dan banyak pikiran yang mengganjel.tentang peristiwa-peristiwa sebelumnya.yang sebenernya ga penting.trus,kenapa dipikirin coba?yah,ga penting buat orang laen.3 minggu ini banyak peristiwa aneh.aneh banget.saya aja masih ga ngerti.masih berusaha mencerna.masih mikirin.pribadi-pribadi di sekeliling saya.dan anggapa-anggapan orang yang menusuk hati.ditambah lagi,Bongky (kakak saya) mau pergi ke Malaysia,hari senin besok.ga tau kapan pulang.pokoknya,ampe proyekannya selesai.saya makin sedih.lebaran,dia ga akan di sini.ga ada rengekan buat pulang ke rumah buat minta dimasakin sayur.huhu...bong,ati-ati ya.will miss u.
dan untuk seterusnya luntang-lantung ampe jam 12 malem.bantu-bantu beres-beres.pulang!tidurrrrrr......
two way monolog?!
apa yang paling kamu inginkan saat ini?
hmmm...butuh waktu lama untuk berpikir.jujur.aku tidak pernah menginginkan apapun.
"apapun?" (geleng)
tidak satupun?!" (geleng lagi)
"coba pikirkanlah..."
aku berpikir sejenak,terlalu banyak yang aku pikirkan.tapi tidak menemukan jawabannya.
"biar ku permudah.Apa yang paling TIDAK kamu inginkan?
sejenak aku berpikir.
"aku tidak ingin mati untuk saat ini"aku menjawab
hmm...kemudian dia bertanya lagi.
"Berarti,kamu ingin tetap hidup kan?kenapa?apa yang membuat kamu sebegitunya tidak ingin mati untuk saat ini?"
aku berpikir lagi.
"karena aku ingin merasa benar-benar bahagia..."
"hmm...kalau begitu,hal apa yang membuat kamu merasa benar-benar bahagia?"
wah,pertanyaan sulit lagi.aku harus berpikir lagi.
"aku tidak tau."jawabku spontan
"kamu benar-benar tidak tau apa yang membuat kamu bahagia?"
"aku tidak tau,karena aku tidak pernah merasa benar-benar bahagia.setiap aku merasa bahagia,aku tidak tidak pernah benar-benar merasakannya.tiba-tiba aku menjadi sedih lagi.sehingga aku takut bahagia,karena aku takut sedih lagi"
"menurutku,kamu tidak akan pernah bisa merasakannya,karena kamu terlalu pengecut untuk menghadapi hidup,dan terlalu pengecut untuk menghadapi mati"
"kalau begitu apa yang harus aku lakukan?"
"bersyukurlah,bersyukurlah setiap detik yang kamu jalani.bersyukurlah pada apapun yang kamu terima,kamu pasti akan bahagia."
beneran deh.yang di atas itu,cuma dialog antara saya dengan pikiran saya sendiri.dan saya mendapat jawabannya dari saya sendiri.atas masalah saya sendiri.karena pada masa itu,saya ga tau apa yang saya inginkan.saya ga punya impian atau keinginan apapun.saya takut untuk mengharapkan sesuatu.dan saya mencoba untuk menghilangkan keinginan saya sudah sejak lama.sejak peran saya dalam keluarga,berubah drastis.sehingga,ketika keinginan itu muncul,kekecewaan pasti akan datang.dan selalu.selalu.semua impian dan keinginan saya,telah hilang dan dihilangkan oleh orang yang pernah mendidik saya.saya takut.dan itu membuat saya bingung sekarang.dan bertanya-tanya.apa warna favorit saya?ga ada.film favorit saya?ga ada.musik favorit juga ga punya.tapi,semakin sini,semakin berkembang,seengganya,walau saya ga punya warna favorit,walau saya masih belum punya impian yang ingin saya gapai(jujur,saya masih takut!)tapi saya punya sesuatu yang membuat saya bahagia.mendengarkan cerita orang,menjadi orang yang bisa dipercaya oleh orang lain,mengenal orang lain.dan saya sekarang sadar,bahwa sekarang,saya punya sesuatu yang bisa saya banggakan dalam diri saya.hei,untuk misi selanjutnya,apa yang saya cari?
ssttt....yesterday is history,tomorrow is misery,today,is a gift,and we call it present...hehehe...(dari kung fu panda nih!)
onigiri dan umeboshinya...


Terkadang,malah sering,kita selalu merasa diri kita punya banyak kekurangan.kita dapat dengan mudah menyebutkan serentetan kekurangan kita.sehingga kita menjadi minder sendiri gara-gara hal ini.
tapi saya juga yakin,bahwa kamu juga sebenernya tau tentang kelebihan kamu sendiri,tapi hal-hal itu terselip diantara pikiran-pikiran tentang kekurangan dirimu sendiri.
dan dengan mudahnya,kita bisa menyebutkan kebaikan orang-orang di sekeliling kita."kebaikan" orang tersebut seperti terlihat jelas di mata kita.
sebenarnya di mana letak itu semua?
mnurut saya,kekurangan,mungkin terletak pada dada kita,atau di bagian depan badan kita,sehingga kita sangat mudah dengan jelas melihatnya.
nah,lalu dimana letak kelebihan kita?
letaknya mungkin berada di punggung,wahai teman,sehingga,kita sendiri tidak bisa melihat kelebihan kita sendiri,dan mungkin hanya orang lain lah yang dapat melihatnya.
seperti onigiri dengan umeboshinya.mungkin onigiri sedih,karena dia hanya nasi kepal biasa tanpa ada kelebihan apapun,karena dia hanya bisa melihat bagian depan dirinya,sehingga dia tidak dapat melihat kelebihannya.dia tidak sadar,padahal,dia mempunyai umeboshi yang enak yang terletak di punggungnya dan menjadi daya tarik tersendiri bagi onigiri.
lalu...
apakah kamu dapat melihat "umeboshi" pada teman2 mu?seberapa besarkah?
menikmati kesendirian
ketika kita merasa bahwa kita senang sendirian,justru kitalah yang paling merasa kesepian akan kesendirian itu.ketika perasaan kesepian itu datang,kita akan merasa tersiksa,tapi kita kerap menanamkan pikiran pada pikiran kita sendiri agar kita menikmati kesendirian kita.menghibur diri sendiri dengan pikiran sendiri,tapi tetap saja harapan untuk mengharap ada seseorang yang menemani selalu muncul.dan disinilah pikiran kita berperang antara logika dan perasaan.
"apakah kita harus menikmati kesendirian kita?"
benar.karena semakin kita dewasa,kita akan semakin merasa sendirian.semakin tua.seharusnya semakin sadar.bahwa entah di alam sana,kita akan sendirian.
hei,tapi kita tidak sendirian.kita mempunyai teman khusus untuk kita sendiri.yang paling memahami kita.yang paling tau kita.ketika kita sendirian,dia selalu ada.tapi kita sendiri yang tidak sadar.atau kita yang tidak mau menyadari keberadaanya.
siapa dia?
Tuhan,suf.itu jawabannya.Dia hidup.entah bagaimana cara kita mendekatinya.hanya diri kita masing2 yang tau.hanya kita sendiri yang tahu.karena berhubungan denganNya,tidak membutuhkan perantara apapun.kecuali hati kita.dan hati kita lah yang menunjukkan jalanNya.apapun namaNya.apapun wujudNya.
tapi saya merasa Dia jauh dan kecewa,karena saya selalu berbuat kesalahan.
Manusiawi.karena kita melakukan kesalahanlah maka kita sempurna sebagai manusia.
"bagaimana denganmu?"
hei,saya punya cara tersendiri.begitupun kamu.bila kamu mengetahui apapun bagaimana hubungan saya denganNya,maka saya merasa selingkuh dan mengkhianatiNya.
kamu suatu saat juga akan menemukannya dengan caramu sendiri dan hanya untukmu...jalani saja.
15.8.08
misread
kadang, kejadian seperti itu sering terjadi.
entah keadaan saya sedang tidak mood, atau hormon yang sedang labil.
atau mungkin juga karena saya sedang PMS (pre menstruasi syndrome)
tapi rasanya ga adil klo saya marah-marah, kesel, sensitif menjadi "halal" karena hal itu.
tapi kenyataannya memang tidak bisa dilepaskan dari hal itu (maksudnya PMS). pada saat itu keadaan tubuh memang ga sseperti biasanya. gitu lah. ga usah saya jelasin juga, semua perempuan mengalaminya, dan laki-laki pun sering kena dampaknya.
pernah saya baca di majalah perempuan, membahas tentang pendapat laki-laki tentang PMS ini. kebanyakan dari mereka suka bingung dan sebel pas menghadapinya.
waktu itu cewenya, lagi PMS, trus marah-marah dan ngomel-ngomel, cowonya bingung mau bilang apa, dan jadi serba salah, tapi besoknya, cewenya bilang "maaf ya say, kemarin aku marah-marah sama kamu, soalnya lagi PMS" .jdeeeerrrrrrr...ko gampang banget ya minta maaf. dan PMS dijadikan alasan untuk pembenaran buat marah dan ngomel-ngomel.
yah,itu kalo yang pacaran...
nah saya?!
kejadiannya baru aja kemarin.hari pertama.ahhhhh.
lagi kerja bikin properti buat artistiknya INKM ITB 2008, tiba-tiba jadi sensitif sama omongan orang. trus males buat ngerespon omongan orang. males ngapa-ngapain,pengennya sendirian.jalan-jalan.tapi tetep pengen diperhatiin. tuh kan serba sulit.hehehe...maaf ya angga,(sahabat saya),saya akhirnya minta pulang lebih awal.jadi ga enak nih.kerena emang saya agak beda. angga sampe nanyain,
"kenapa suf?"
"ngga"
"gapapa ngomong aja klo ada omongan yang salah"
"ngga ada"
"ko cemberut?bete?"
"udahlah,gapapa ko,mungkin cuma cape"
"kalo ada yang ga enak mending diomongin,bala...bla...bla..."
yaaahhhh...begitulah.saya agak ga enak, dan masih banyak kejadian lain yang membuat orang jadi salah paham.padahal udah masang mimik muka yang biasa dan tersenyum, ternyata tidak berhasil. selalu muka jutek yang keluar. sial. tapi yaudahlah...
maaf ya sasmaya,anita,bayu,yang juga kena "dampak" nya.hehehehe...
terima kasih karena sudah mengerti.
seperti puzzle...
semuanya terjadi alamiah.mengalir begitu saja.
sehingga saya berpikiran,bahwa suatu pembicaraan akan nyambung kalau ada sesuatu hal yang "sama".entah itu karakter,sifat, atau pandangan akan sesuatu.
antara manusia yang satu dengan yang lainnya,sesuatu yang "sama" itu mempunyai kadar atau takaran.sehingga mempengaruhi berapa banyak dia nyambung satu sama lain.
bukan hanya satu orang,tapi kita akan menemukan bagian-bagian tersebut pada beberapa orang,seperti puzzle,pecahan-pecahannya berkaitan.kita menemukan sambungan hal A dengan orang ini.tapi kita juga menemukan hal B bersambung dengan orang yang lainnya.saling berkaitan.
kita bisa menemukan "kesamaan" tersebut dengan banyak orang sehingga,kita mempunyai sisi puzzle yang berkaitan banyak pula.atau kita mempunyai sisi berkaitan itu dengan 1 atau dua orang.bisa saja.
tapi bisa juga dengan sesuatu yang berlawanan.sehingga kita menemukan suatu kelengkapan atau bagian yang tidak kita punya.ketika kita menemukan sesuatu yang sama,dan tidak ada yang baru,kita bertukar sisi berkaitan tersebut dengan orang itu, sehingga masing-masing mempunyai sisi berkaitan yang pas sehingga berbunyi "klik" ketika disambungkan.
ah,hanya sekedar pikiran...
1.8.08
cap orang susah,
uda lama ga pulang kerumah.karena diteleponin,dan ditagih buat pulang,akhirnya pulang juga.ampe rumah jam sebelas malem.buset.semua orang uda tepar.kecuali kiki aka. kibas.dy masi mw berkarya.buat pameran katanya.untung saya bawa makanan.nasi sama ayam goreng.saya kasih deh.dy kan suka begadang.katanya klo udah jam 12 malem suka laper.karena blom ngerasa ngantuk,akhirnya,setelah ganti baju,ngobrol deh sama kibas.uda lama juga ga ngobrol.apa kata orang kalo adik kakak ga tau kabar satu sama lain?!walapun kami sekeluarga memang suka ga tau kabar yang satu sama yang lain.dia sakit pun saya ga tau.tapi walau ga tau kabar,bukan berarti kami sudah bukan keluarga lagi kan?ada masanya di mana kita harus terlepas.yah itu yang lagi saya alamin."sedang terlepas dari keluarga".tapi "terlepas" itu ga bikin saya sedih.saya punya banyak temen.sahabat.yang saya jadikan keluarga juga.walaupun sebenarnya dalam hati saya sedih.karena jarang pulang ke rumah.atau sekedar ngobrol sama ibu atau bapak yang udah sepuh.
kami ngobrol.segala macem diobrolin.orang-orang,kampus,keluarga,cinta,ah,sungguh menyenangkan ternyata,memang kadang untuk mencapai saat-saat seperti itu,dibutuhkan momen yang tepat,tanpa harus kita rencanakan.hanya Tuhan yang berencana.
"neng,seorang mahasiswa itu udah ada peranannya,pada saat itu,idealisme kita memang lagi dalam puncak,ikuti aja peranannya,romantisme kampus,yang gakan pernah dialamin lagi kalo udah lulus"gitu katanya.
"kalo uda keluar,orientasinya udah beda,mulai mikir kedepan,beban pada orang tua,cari kehidupan yang layak.semakin sempit dan miskin pikirannya."tambah dia lagi.
"walaupun kita ga punya apa-apa,santai aja.jangan pake cap orang susah yang udah ditempel di jidat.sampe semua orang tau.trus mereka males kenal sama kita.karena selalu bertampang selalu punya masalah.surammm"jderrrrr.....
"galau neng,,lagi banyak pikiran..."
yap,sabar...pasti ada jalannya yak.untuk masa depan.cap keberhasilan pasti didapet deh.tar tempel terus aja di jidat.pasti pada bangga deh.
walaupun saya sering ngerasa,suka pake cap orang susah itu.minta dikasihani kali ya?najis!
31.7.08
. .. . .pengalaman dari teman2 yang melayani di LP Tangerang
bagus...
Ya kembali gw bilang, this is Indonesia... .
Terus terang, meski sudah beberapa kali mengadakan penelitian Kriminal di LP, pengalaman kali ini adalah pengalaman pertama saya ngobrol langsung dengan seseorang yang didakwa kasus pembunuhan berencana. Dengan jantung dag dig dug, pikiran saya melayang-layang mengira-ngira gambaran orang yang akan saya temui. Sudah terbayang muka keji hanibal lecter, juga penjahat-penjahat berjenggot palsu ala sinetron, dan gambaran-gambaran pembunuh berdarah dingin lain yang sering saya temui di cerita TV.
Well, akhirnya setelah menunggu sekian lama berharap-harap cemas, salah satu sipir membawa seorang anak kehadapan saya.Yup, benar seorang anak berumur 8 tahun. Tingginya tidak lebih dari pinggang orang dewasa dengan wajah yang diliputi senyum malu-malu. Matanya teduh dengan gerak-gerik yang sopan.
Saya pun membaca berkas kasusnya yang diserahkan oleh sipir itu. Sebelum masuk penjara ternyata ia adalah juara kelas di sekolahnya, juara menggambar, jago bermain suling, juara mengaji dan azan di tingkat kanak-kanak. Kemampuan berhitungnya lumayan menonjol. Bahkan dari balik sekolah di dalam penjara pun nilai sekolahnya tercatat kedua terbesar tingkat provinsi. Lantas kenapa ia sampai membunuh? Dengan rencana pula?
Kasus ini terjadi ketika Arif sebut saja nama anak ini begitu, belum genap berusia tujuh tahun. Ayahnya yang berdagang di sebuah pasar di daerah bekasi, dihabisi kepala preman yang menguasai daerah itu. Latar belakangnya karena si ayah enggan membayar uang 'keamanan' yang begitu tinggi. Berita ini rupanya sampai di telinga Arif. Malam esok harinya setelah ayahnya dikebumikan ia mendatangi tempat mangkal preman tersebut. Bermodalkan pisau dapur ia menantang orang yang membunuh ayahnya.
'siapa yang bunuh ayah saya!' teriaknya kepada orang yang ada di tempat itu.
'Gue terus kenapa?' ujar kepala preman yang membunuh ayahnya sambil disambut gelak tawa di belakangnya.
Tanpa banyak bicara anak kecil itu sambil melompat menghunuskan pisau ke perut si preman. Dan tepat mengenai ulu hatinya, pria berbadan besar itu jatuh tersungkur ke tanah. Arif pun langsung lari pulang ke rumah setelahnya. Akhirnya selesai sholat subuh esok paginya ia digelandang ke kantor polisi.
'Arif nih sering bikin repot petugas di Lapas!' ujar kepala lapas yang ikut menemani saya mewawancarai arif sambil tersenyum. Ternyata sejak di penjara dua tahun lalu. Anak ini sudah tiga kali melarikan diri dari selnya. Dan caranya pun menurut saya tergolong ajaib.
Pelarian pertama dilakukannya dengan cara yang tak terpikirkan siapapun. Setiap pagi sampah-sampah dari Lapas itu di jemput oleh mobil kebersihan. Sadar akan hal ini, diam-diam Arif menyelinap ke dalam salah satu kantung sampah. Hasilnya 1-0 untuk Arif. Ia berhasil keluar dari penjara.
Pelarian kedua lebih kreatif lagi. Anak yang doyan baca ini pernah membaca artikel tentang fermentasi makanan tape (ingat loh waktu wawancara usianya baru 8 tahun). Dari situ ia mendapat informasi bahwa tape mengandung hawa panas yang bersifat destruktif terhadap benda keras. Kebetulan pula di Lapas anak ini disediakan tape uli dua kali dalam seminggu. Setiap disediakan tape, arif selalu berpuasa karena jatah tape itu dibalurkannya ke dinding tembok sel tahanannya. Hasilnya setelah empat bulan, tembok penjara itu menjadi lunak seperti tanah liat. Satu buah lubang berhasil dibuatnya. 2-0 untuk arif. Ia keluar penjara ke dua kalinya.
Pelarian ke tiganya dilakukan ala Mission Imposible. Arif yang ditugasi membersihkan kamar mandi melihat ember sebagai sebuah solusi. Besi yang berfungsi sebagai pegangan ember itu di simpannya di dalam kamarnya. Tahu bahwa dirinya sudah diawasi sangat ketat, Arif memilih tempat persembunyian paling aman sebelum memutuskan untuk kabur. Ruang kepala Lapas menjadi pilihannya. Alasannya jelas, karena tidak pernah satu pun penjaga berani memeriksa ruangan ini. Ketika tengah malam ia menyelinap keluar dengan menggunakan besi pegangan ember untuk membuka pintu dan gembok. Jangan tanya saya bagaimana caranya, pokoknya tahu-tahu ia sudah di luar. 3-0 untuk Arif.
Lantas kenapa ia bisa tertangkap lagi? Rupanya kepintaran itu masih berada di sebuah kepala bocah. Pelarian-pelarianny a didorong dari rasa kangennya terhadap ibunya. Anak ini keluar dari penjara hanya untuk ke rumah sang ibunda tercinta. Jadi dari Lapas tanggerang ia menumpang-numpang mobil omprengan dan juga berjalan kaki sekian kilometer dengan satu tujuan, pulang!
Karena itu pula pada pelarian Arif yang ketiga, kepala Lapas yang juga seorang ibu ini meminta anak buahnya untuk tidak segera menjemput Arif. Hasilnya dua hari kemudian Arif kembali lagi ke lapas sambil membawa surat untuk kepala Lapas yang ditulisnya sendiri.
Ibu kepala Arif minta maaf, tapi Arif kangen sama ibu Arif. Tulisnya singkat.
Seorang anak cerdas yang harus terkurung dipenjara. Tapi, saya tidak lantas berpikir bahwa ia tidak benar-benar bersalah dan harus dibebaskan. Bagaimanapun juga ia telah menghilangkan nyawa seseorang. Tapi saya hanya berandai-andai jika saja, polisi bertindak cepat menangkap pembunuh si ayah (secepat polisi menangkap si Arif) pastinya saat ini anak pintar dan rajin itu tidak akan berada di tempat seperti ini. Dan kreativitasnya yang tinggi itu bisa berguna untuk hal yang lain. Sayangnya si Arif itu cuma anak pedagang sayur miskin sementara si preman yang dibunuhnya selalu setia menyetor kepada pihak berwajib setempat. Itulah yang namanya keadilan!





