Menjejakkan rasa, melepaskan canda.
Meredam tanya, bagaimana rupa hati kecilnya.
Karena rindu yang terlalu lama berkelu.
Mengasah asa, mengubur bara.
Hingga satu dasawarsa kini.
Nampak Tuhan selalu tidak jemu.
Menanam rindu yang selalu kelu.
Antara satu hingga sewindu.
Sampai kapan mengadu?
Sampai kapan mengadu?
"Laa hawlaa walaa quwwata illa billah.."
23:43
Bandung, 13 Agustus 2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar