Tuhan, aku tidak pernah meminta, untuk diberikan semacam ini padaMu. Engkau Maha Kasih, memberikan hamba kesempatan untuk merasakan hal ini. hal yang sangat istimewa yang pernah dirasakan oleh seorang manusia. Aku berusaha menerima perasaan ini dengan lapang. Aku berusaha semampuku untuk berusaha terlihat tidak beriak. tapi itu bergejolak juga.... Aku senantiasa ingin menjaga stabilitas hubungan kami sebagaimana biasanya. Aku berusaha membendung segala perasaan ini agar aku dan dia tetap berjalan pada porosnya. Tapi Aku tidak kuat Tuhan, Aku yang lemah ini tidak bisa menahan semua. Aku yang lemah ini dikalahkan oleh keegoisanku sendiri. Yang pada akhirnya memang telah merubah keadaan ini. Dia, aku tau, dia juga berusaha untuk mengendalikan semua keadaan agar tidak bergejolak. Dia, yang mengetahui jelas perasaanku ini, mencoba untuk menjaga keadaan ini. Tuhan, sampaimanakah aku,dia harus bertahan untuk menjaga keadan yang rapuh ini. Dia yang mengetahui, tapi berusaha untuk diam dan pura-pura tidak tahu, hanya demi kebijakan untuk kami semua.
Tuhan, kalaulah perasaan ini memang anugrah yang engkau berikan. Dan segala yang aku dan dia lakukan adalah ujian dariMu. Tolong beri aku dan dia suatu pencerahan. Aku tau, Aku, Dia sudah jenuh akan keadaan ini. AKu tau, Aku dan Dia sudah ingin lepas dari keadaan yang seperti ini.
Tuhan, Aku mohon Ampun karena Aku adalah orang yang memang tidak tau terima kasih atas anugrah yang engkau berikan, Tapi aku benar-benar tidak kuat. Aku yang tidak kuat, Tuhan. Aku yang lemah, Tuhan. Aku yang sudah tidak lagi bisa menahan bila harus melihat, apa yang tidak ingin aku lihat. Sementara disana aku harus bertahan untuk menjaga satu kebaikan. Kebaikan kondisi untuk kami.
Tuhan, apabila pintu yang aku masuki memang salah, tolong, jangan biarkan diriku masuk kembali pada pintu yang sama. Cukup sekali ini saja aku memasukinya. Berikanlah kekuatan dan keberanian agar aku bisa keluar dari pintu tersebut dan menutupnya rapat-rapat dan jauhkanlah pintu itu dari hadapanku agar aku tidak tergoda lagi. Atau beri aku kekuatan dan keberanian agar aku bisa menjauhinya dan berjalan dengan tenang menuju pintu yang memang untukku.
Sungguh, Tuhan, aku memimilih dia...bila anugrah yang engkau berikan memang benar adanya ditujukkan untuknya, beri aku keberanian dan kekuatan agar aku bisa berjuang dan mempertahankan dia yang memang untukku.
Bila bukan adanya...Beri aku kebijakan dan keikhlasan untuk melepas segala sesuatu yang memang bukan untukku. hilangkanlah keraguan dalam diriku ketika aku akan melangkah.
Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku sangat lemah untuk hal ini. Engkau Maha Tahu segala sesuatu yang melemahkan hamba,,,
Tuhan, berikan aku kekuatan untuk menuntaskan hal-hal yang memang belum tuntas.
Rasa ini, untuk mendatangkan kebahagiaan, bukan untuk kepedihan.
Mohon sampaikan...mohon pertemukan...perasaan kami berdua. bila memang tepat adanya...
untuk dia...yang terjaga untukku...
260109
21:18
Tidak ada komentar:
Posting Komentar