===dari sahabat terbaik...hega densana medyani...===
Kesempatan adalah waktu lo ketemu orang yg tepat utk lo cintai, waktu lo ada di tempat & waktu yg tepat, ato waktu lo ketemu sama orang yg bikin lo tertarik. Nah... kalo pilihan, adalah waktu lo MEMUTUSKAN utk mencintai seseorang dgn sgala kekurangannya, apa pun yg terjadi, dan walopun lo nyadar bahwa bnyk org laen yg lebih menarik, lebih pinter, dan lebih tajir drpd orang itu.
Intinya:
Mungkin lo kebetulan emang ketemu pasangan jiwa lo, tapi mencintai dan setia sama si soulmate lo itu tetep adalah pilihan.
Dan inget, ya... Keberadaan kita di dunia tuh sbenernya BUKAN buat nyari orang yg sempurna utk dicintai, tapi buat BELAJAR mencintai orang yg TIDAK SEMPURNA dgn cara yg sempurna... :)
[Edaaannn... manteb bet, yakk!]
Ngerti, kan?
Kalo belom... nih, ada sedikit wacana yg mungkin bisa "mengetuk" kepala dan hati kita.
Hehe... Are you readyyyy??
1,
2,
3,
Knock-knock...
Bertahun-tahun yang lalu, aku berdoa kepada Tuhan agar diberikan pasangan hidup. Bukan cuma meminta, tapi aku juga menjelaskan kriteria pasangan yang kuinginkan.
Aku menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, dan penuh perhatian. Aku bahkan memberikan kriteria fisik yang selama ini kuimpikan.
Seiring waktu, aku menambahkan daftar kriteria yang kuinginkan dalam pasanganku. Hingga suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata, "Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."
Aku bertanya, "Tuhan, mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang kuminta dari-Mu?"
Jawab Tuhan, "Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti dirimu. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam..."
Lalu Ia berkata lagi, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang menurut-Ku dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini, daripada membuatmu membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu.
Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya, dan kalian berdua akan menjadi satu.
Pernikahan itu seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri, bukan hanya untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.
Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna untukmu karena engkau sendiri tidak sempurna. Aku memberimu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar