12.12.09
Mereka yang bisa.
Namanya Bu Roostien Ilyas.
Beliau mengatakan,
"Yang dapat melakukan perubahan pada suatu bangsa, ialah:
1. MAHASISWA
2. JURNALIS
3. SENIMAN "
jelas? ternyata masuk loh. siapa yang berani bilang gak ada gunanya? saya percaya ko.
Mereka Bisa.
10.12.09
sarapan pagi!
partner mendongeng.
boy: ngedongeng yuboy: maen analogi2an
boy: hahaha
jedha: hmm
jedha: gadis kecilnya tetap di bawah payung
jedha: menutup matanya dengan selembar kain
jedha: menutup telinganya dengan earphone..
jedha: (hi tech)
jedha: dunia yang dia lihat hanya kegelapan
jedha: dan kesunyian
jedha: tanpa memperdulikan, pemandangan indah di depan
jedha: burung2 yang sedang bercengkrama
jedha: terbang dan hinggap
boy: hai Gadis Kecil,
boy: sapa selembar daun
jedha: daun mana>
boy: eh ganti deh
boy: sapa seekor panda
boy: pandanya lagi naek Mercy
jedha: :))
jedha: matanya kan ketutup mana dia tau kalo itu mercy dan panda
jedha: yang dia bisa lakukan hanya menepi
boy: kan kedengeran
jedha: biar gak ketabrak
jedha: kan ada earphone
jedha: :|
boy: gadis kcil, banyak burung2 kcil terbang dan hinggap di sekitar payungmu
jedha: yang dia tunggu hanya orang yang menyentuh bahunya
boy: tp mereka kmudian pergi dengan muka :|
jedha: knp??
boy: katanya kami sudah brusaha menyapa, bahkan menyanyikan lagu2 riang
boy: tapi kamu tidak dengar
jedha: si gadis kecil sangat menyesal...sangat....
jedha: kalau dia tahu lagu yang dinyanyikan riang, tentunya ia akan menari bersama.
jedha: gadis kecil terlalu bodoh untuk mengetahui apa itu lagu riang
jedha: sehingga ketika ia tahu bahwa lagu yang dinyanyikan riang..
jedha: dia hanya bisa menatap dari kejauhan..
jedha: bahwa ia sangat keliru
jedha: dan terlambat menyadari
jedha: dungu sekali
jedha: tapi dia diajarkan ibunya untuk tidak boleh menyesal apa yang telah ia lakukan,,,
jedha: ia harus menyesal dengan apa yang belum ia lakukan.
jedha: maka ia hanya bisa berterima kasih pada burung burung yang mau hinggap dan mampir..
jedha: walau sebentar.
jedha: menepis harapan bahwa burung itu akan kembali hinggap,,,
jedha: dan ia bermain dengan payungnya.
jedha: kembali.
boy: panda kemudian tersenyum
boy: tenang saja gadis kecil,
boy: aku melihat serombongan burung dri kejauahn
boy: mereka tak akan menyerah untuk tetap bernyanyi dan membuat mu riang kembali
boy: mmbuat bnyak orang kembali riang
jedha: :)
jedha: hati gadis kecil merasa sedikit tenang.
boy: Kemudian panda mngajak Gadis itu mendekati bekas pohon yang tumbang
jedha: ada apa disana?
jedha: panda...apa itu?
boy: Panda kmudian mnunjuk pada selembar daun
boy: pucuk
boy: Gadis Kecil tau artinya?
jedha: *geleng-geleng
boy: pohon itu baru saja tumbang 3 hari yang lalu
jedha: hmmmm...
boy: Seekor Kepik kecil yang tinggal disana sedih
boy: tp bsoknya dia riang kembali
jedha: kenapa?
boy: karena dia melihat pucuk itu
boy: Kepik kecil memang sedih karena rumahnya sudah hancur
boy: tappi ia juga tau kalo pucuk kcil itu juga akan tmbuh jadi pohon yang besar
boy: maka ia kmbali berharap dan menyiraminya tiap hari
boy: padahal
boy: bisa saja dia pergi dan mencari pohon baru
boy: Aku bertanya padanya, ttg hal itu
boy: dia bilang
boy: "Tidak apa-apa"
boy: aku masih berharap
jedha: T.T
boy: Kenapa gadis kecil?
jedha: *sdang menagis tersedu
jedha: :(
jedha: gimana caranya membuat gadis kecil berhenti menangis?
jedha: ayo tanggung jawab
jedha: dia masih menangis tersedu
jedha: panda akan melakukan apa>
boy: panda akan mengajaknya mngobrol sambil bakar ikan bersama teman2 hutan yg lain
boy: :D
jedha: hmmmm
jedha: gadis kecil akan merasa terhibur
jedha: dan tersenyum
boy: pada episode berikutnya, Panda akan bakar ikan bersama gadis kecil
boy: tunggu tanggal terbitnya
jedha: :))
jedha: gak akan dilanjutin nih ceritanya
jedha: :(
jedha: ;;)
boy: bntar
boy: hahaha
boy: ya udah, di bagian bawah halamn tertulis
boy: a. Bila ingin tau cerita mereka bakar ikan, tunggu buku selanjutnya
boy: b. bila ingin crita yang lain, buka halaman selanjutnya
boy: mo cerita lagi?
jedha: mau!
Kalau aku...
"Kalau aku mencintaimu, aku tdk boleh sekedar memenuhi seleramu saja, atau membuatmu senang secara dangkal. Aku akan mengerahkan usahaku utk membuatmu antusias, bergairah dgn segala apa yg kau miliki Tidak ada yg lebih menggembirakan aku dr pada melihat sinar mata penuh harapan yg kau pancarkan. Seolah-olah kau telah menemukan jalan hidupmu. Dan Kau sanggup menghadapi berbagai rintangan dengan penuh kemantapan...."
(evi marfituti* facebook)
like this!
*psikolog LPKM ITB
31.10.09
awetlah
"neng, tau gak apa aja yang membuat kita menjadi awet muda?"
"apaan tuh?"
"1. peliharalah kebebasan diri dan menjadi independen
2. keluar dari zona nyaman.
3. selalu berpikir.
4. jadikan satu masalah sebagai satu peluang.
5. perbanyak silaturahmi"
saya trsenyum dan bilang sama dia
"haha, oke banget!yu ar mai inspiresyien tudei, gah!"
dia ketawa dan bilang,"absolutly"
huu...sombong!berlaku cuma untu satu hari loh!
12.7.09
bahagia ke-50!
hari minggu kemarin, saya diajak ibu buat pergi ke sebuah undangan jam 11. padahal semaleman saya belum tidur. mesti meneylesaikan satu naskah yang pending beberapa bulan. naskah yang buat saya bikin mual. tapi mesti diberesin. dan akhirnya beres juga. fiuh. saya memang ga tidur. dan beberapa teman saya pun belum tidur sampe dini hari. jadi kita ngobrol-ngobrol di ym. tiba-tiba ada sms dari salah satu teman saya yang mengungkapkan kesenangannya. tapi tiba-tiba saya jadi nangis malam itu. dan memikirkan semua hal. apa yang terjadi selama ini? dan beberapa teman saya. eh, bukan. mereka sahabat-sahabat saya, yang mau ngobrol sama saya malam itu memberikan banyak advice dan memberikan pandangan. dan saya pun terharu dengan kata-kata mereka. makasih buat laksmi, virly, nana, beni, hega dan letta atas kata-katanya yang hebat serta memberi pilihan-pilihan yang cukup sulit. hehe. makasih juga buat Ugun, yang ngasih secangkir teh hangat beserta selimut dan bantal dan memergoki saya menangis di depan komputer malam itu. heu :) tapi, semua kembali lagi pada saya, dan tentunya Dia. saya masih harus terus berproses ko.
tapi maafkan saya bu, yang bikin khawatir karena saya cukup lama tertidur diatas kursi. tapi akhirnya kami pergi juga ke undangan itu. walaupun dengan mata bengkak segede tomat. (ah, saya rindu kalimat ini, dulu sering saya ucapkan sama si beruang) dan jreng. JREEEENGGGG... saya sampe ke tempat itu, dan ternyata yang saya salamin itu sepasang suami istri, udah kakek nenek... ternyata mereka ngebuat pesta pernikahan buat ulang tahun pernikahan mereka yang ke-50! betapa bahagianya saya liat mereka. udah berumur 70 lebih. mereka pun pasti merasa bahagia karena masih 'utuh'. dan saya lihat, mereka memang terlihat bahagia. Hari pernikahan ke-50!!! hebat...hebat... saya benar-benar sungguh-sungguh ngucapin mereka selamat.
bahagianya...kelipatan dari 50 kali....
happy for them!and for me of course!
23.6.09
akhir nya jingga
Kesempatan yang diberikan kepada kita hanyalah berkaitan dengan masalah waktu. Waktu ketika bertemu dengan orang yang kita cintai, waktu ketika kita berada di tempat dan waktu yang tepat, waktu ketika bertemu dengan orang yang membuat kamu tertarik.
Namun, ketika kesempatan itu diberikan pada kita, kita akan dihadapkan dengan suatu pilihan. Bisa seperti, Pilihan untuk memutuskan berkenalan lebih lanjut dengan orang yang membuatmu tertarik. Atau, Pilihan untuk memutuskan mencintai seseorang apapun yang terjadi. Atau kita memilih untuk melarikan diri. Apapun pilihan yang kita ambil, itulah yang menentukan takdir apa yang akan kita peroleh nanti.
Karena tugas manusia bukan menduga apa takdir yang Tuhan tentukan untuk kita. Tapi menentukan bagaimana takdir Tuhan yang bagus untuk kita.
18.5.09
apa kabar kelinci?
Apa yang harus si kelinci putih risaukan atas semesta ini? tidak ada, dia adalah bagian dari semesta, dan ia sangat bersyukur telah menjadi bagian semesta yang indah ini. Tuhan telah menakdirkan begitu? mungkin. tapi, Si kelinci putih itulah yang memilih seperti itu karena ia ingin memilih takdirnya sendiri. Hujan pun adalah bagian dirinya. atau, dirinya adalah bagian dari hujan. dan semua adalah bagian dari semesta. semesta ialah semua bagian.
lantas, kenapa si kelinci putih tidak berhenti menari dan bernyanyi? tidak lelahkah ia? si kelinci tersenyum. Ia menikmati semuanya. Apa yang ia peroleh dari Tuhan adalah sesuatu yang sangat berharga. ia mensyukuri karunia yang ia peroleh dari Tuhan, karena ia tahu, tidak semua bagian semesta yang bisa diberi kesempatan untuk memperoleh hal istimewa tersebut. Apa itu? Yakni, kesempatan untuk menari dan bernyanyi.
hei, ada yang menemani tarian si kelinci putih!=)
Ia tidak merasa sendirian, karena ada bagian dirinya yang lain yang menemaninya.
Namanya si optimis...
7.5.09
saya datang!
setelah bulan ini.
ngapain?
menjelajah semesta!!!
saya pengen jalan-jalan.
saya pengen keliling Indonesia.
saya pengen menangkap dan menikmati keindahan semesta.
saya ingin hidup lebih hidup!
ayo gapai impian! kayaknya mesti menata jaringan laba-laba yang telah saya buat. Ayo!
8.4.09
kita hanyalah ciptaanNya...
iya gitu? yang ada juga, bagai kijang yang berharap dilahap singa, tapi malah mati dikerubutin semut. kalo kayak gitu gimana?
"mungkin karena rasa kepemilikan kamu sangat besar ya.."
hee..iya ya, padahal kita punya apa sih? hanya saja, kita kurang bersyukur terhadap apa yang diberikanNya...
ya, manusia kadang lupa bahwa kita hanyalah ciptaan, bukanlah sang Pencipta.
kalo dipikir-pikir, segala keluhan-keluhan manusia, berasal dari rasa tidak bersyukurnya terhadap apa yang diberikanNya.
hmm..ayo sama-sama kita tumbuhkan rasa syukur terhadap apa yang diberikanNya...
jangan sampai segala nikmat itu, membawa kekufuran bagi kita, hanya karena kita tidak bersyukur...
5.3.09
iseng tp seneng...
Your view on yourself:
Other people find you very interesting, but you are really hiding your true self. Your friends love you because you are a good listener. They'll probably still love you if you learn to be yourself with them.
=saya misterius?iya gitu?hehehe..tapi saya memang senang mendengarkan cerita orang...ayo bercerita!=
The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes.
=saya sangat kagum dengan orang yang cerdas!, iyalah...yang pentingkan hatinya...hehehe=
Your readiness to commit to a relationship:
You prefer to get to know a person very well before deciding whether you will commit to the relationship.
=betul!betul!=
The seriousness of your love:
You are very serious about relationships and aren't interested in wasting time with people you don't really like. If you meet the right person, you will fall deeply and beautifully in love.
=bener banget...jangan buang2 waktu!=
Your views on education
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.
=iya sih...tapi semampunya aja..=
The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.
=kalo jadi penulis termasuk ga?=
How do you view success:
You are afraid of failure and scared to have a go at the career you would like to have in case you don't succeed. Don't give up when you haven't yet even started! Be courageous.
=hmm..berarti mesti nyari jiwa2 positif nih=
What are you most afraid of:
You are afraid of things that you cannot control. Sometimes you show your anger to cover up how you feel.
=iya...huhuhu.apa ini berarti saya sangat rasional?seperti yang dia bilang?ih..masalah?=
Who is your true self:
You are mature, reasonable, honest and give good advice. People ask for your comments on all sorts of different issues. Sometimes you might find yourself in a dilemma when trapped with a problem, which your heart rather than your head needs to solve.
=benarrrrr!!!kepala saya sekarang penuhh banget!!!=
knock-knock =)
Kesempatan adalah waktu lo ketemu orang yg tepat utk lo cintai, waktu lo ada di tempat & waktu yg tepat, ato waktu lo ketemu sama orang yg bikin lo tertarik. Nah... kalo pilihan, adalah waktu lo MEMUTUSKAN utk mencintai seseorang dgn sgala kekurangannya, apa pun yg terjadi, dan walopun lo nyadar bahwa bnyk org laen yg lebih menarik, lebih pinter, dan lebih tajir drpd orang itu.
Intinya:
Mungkin lo kebetulan emang ketemu pasangan jiwa lo, tapi mencintai dan setia sama si soulmate lo itu tetep adalah pilihan.
Dan inget, ya... Keberadaan kita di dunia tuh sbenernya BUKAN buat nyari orang yg sempurna utk dicintai, tapi buat BELAJAR mencintai orang yg TIDAK SEMPURNA dgn cara yg sempurna... :)
[Edaaannn... manteb bet, yakk!]
Ngerti, kan?
Kalo belom... nih, ada sedikit wacana yg mungkin bisa "mengetuk" kepala dan hati kita.
Hehe... Are you readyyyy??
1,
2,
3,
Knock-knock...
Bertahun-tahun yang lalu, aku berdoa kepada Tuhan agar diberikan pasangan hidup. Bukan cuma meminta, tapi aku juga menjelaskan kriteria pasangan yang kuinginkan.
Aku menginginkan pasangan yang baik hati, lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, dan penuh perhatian. Aku bahkan memberikan kriteria fisik yang selama ini kuimpikan.
Seiring waktu, aku menambahkan daftar kriteria yang kuinginkan dalam pasanganku. Hingga suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata, "Hamba-Ku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan."
Aku bertanya, "Tuhan, mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang kuminta dari-Mu?"
Jawab Tuhan, "Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagi-Ku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti dirimu. Tidaklah adil bagi-Ku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam, atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam..."
Lalu Ia berkata lagi, "Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang menurut-Ku dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini, daripada membuatmu membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu.
Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya, dan kalian berdua akan menjadi satu.
Pernikahan itu seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri, bukan hanya untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid.
Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna untukmu karena engkau sendiri tidak sempurna. Aku memberimu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu."
8.2.09
ganti judul aja gitu?
isinya gini smua ya kalo dibaca-baca...
mannnaaa iiyya berbobot..hhh..
23.12.08
nebuklat...
ternyata cara bikinnya sedikit rumit, dan mesti hati-hati. jangan sampai ada satu tetes air yang tercampur, karena, akan merusak kandungannya. padahal, buat melumerkannya saya butuh sepanci air panas. makanya, saya mesti ekstra hati hati agar si air dalam panci tidak masuk.fuhhh...
dalam proses pencetakan, saya agak sedikit bingung mau buat bentuk seperti apa. untung saya punya 2 warna, saya eksperimen...ternyata rasanya ga jauh beda pas saat menggambar.hehe... saya menikmati saat membuatnya. seperti seniman yang merasakan bahwa karyanya akan menjadi karya yang hebat. saya juga punya keyakinan seperti itu pas membuatnya.
kayaknya saya emang cocok berkarya lewat makanan deh. rasanya beda banget kalo udah eksperimen kayak gitu...
saya baru belajar, dan menyadari, bahwa dalam mencampur dua type, mesti dalam suhu yang sama. trus saya mikir, apakah "perasaan" juga gitu yaa... dengan suhu yang sama, baru bisa bersatu, baru bisa nyambung. mesti dari kedua belah pihak.
bila dalam hal menulis, secara tidak langsung, kita memberi ikatan emosional terhadap pembaca, karena ada bagian nyawa kita yang tercurah disitu. begitupun saya, untuk karya yang satu ini.
saya sebut itu karya. dengan konsep nebula, makanya namanya nebula coklat. hehe...
selamat ulang tahun, pap, yang ke-70. rasanya angka itu, merupakan gelar istimewa yang diberikan Tuhan. doa terbaik dihaturkan...
selamat hari ibu, untuk semua ibu, smoga slalu sehat untuk slalu mendampingi kami smua...
psst...rasanya bahagia ketika memberi "bagian" kita pada "mereka".
29.11.08
iya?
hasilnya...

You are Blue Wolf, who is open, cheerful and a carefree type of person.
You possess very original atmosphere, and do not like to adjust yourself to others.
You prefer to act on your own and as you like it.
Therefore, at first people think you as a cool person, but once they get to know you, and trust is born, they will understand your good sense of humor and a friendly nature.
You tend to be indifferent and candid to opposite sex as well, so men think you as very bold woman.
But you are actually a soft hearted person.
You have no thought of depending on others.
You believe other people are other, you are you. And will go on living your own way.
You will not be influenced by emotions.
You are true to your life as well. Because you tend to be indifferent to the people and situation around you, you give an impression of being thoughtless person.
But once asked to do something, you will carry it out by putting in ever effort you possess.
You are very responsible person.You tend to change your mind quickly. And because you like changes, people think you as temperamental.
You have great energy to be able to carry out many things at once, and even if you are busy, once you set your mind, you will definitely carry it out.
You are unique type of woman.
You take time to find the best romance.
You look for honest person, and would act cautiously towards them.
When you get married, you will be good at carrying out housework, and will be able to create a happy family.
kamu gimana?
28.11.08
bosen ga ya?
ketika ada sesuatu yang lama tidak diusik,ingin mengubahnya jadi yang baru.
apa itu berarti saya memang cepat bosan karena sesuatu?
bisa jadi...bisa jadi...
abis,dari yang kemaren-kemaren ga ngerasa cocok.
yah..mudah-mudahan aja kalo sama yang ini ga ngerasa bosen.
semoga aja lebih semanget nulis lagi.
asik...pake template blog yang baru...
11.10.08
kesukaan baru.
trus dia bikin novel sekaligus musiknya. namanya rectovesco dan salah satu lagu favorit saya ada disitu. judulnya malaikat juga tau. hmm... saya juga jadi tergiur buat order. hehe. ga sabar menanti bacaan baru...asik.
1.9.08
ambil resiko sekarang...
Kelaparan atau Dimakan Singa?
Setiap pagi, seekor rusa bangun. Ia tahu bahwa ia harus lari lebih cepat
daripada singa. Kalau tidak, ia akan dimakan singa.
Setiap pagi, seekor singa bangun. Ia tahu bahwa ia harus lari lebih cepat
daripada rusa. Kalau tidak, ia akan mati kelaparan.
Tidak menjadi soal apakah anda seekor singa ataukah seekor rusa. Begitu
matahari terbit, sebaiknya anda berlari!
Jangan lewatkan waktu sedetik pun, cepatlah berlari menjemput impian anda!
Berusaha adalah mengambil resiko. Tapi resiko harus dihadapi karena
bahaya terbesar dalam hidup ini adalah tidak mengambil resiko sama sekali.
Orang yang tidak berani menghadapi resiko, tidak akan melakukan apa-apa,
tidak punya apa-apa dan bukan siapa-siapa. Mereka mungkin saja menghindari
penderitaan dan kesengsaraan. Tapi mereka tidak bisa belajar, merasakan,
mengubah, tumbuh, mencintai atau hidup.
Dalam keadaan terikat oleh kepastian, mereka telah mengekang kebebasan
mereka sendiri. Hanya orang yang berani mengambil resiko adalah orang yang
bebas.
Ambil resiko SEKARANG!!
Happy Reading! Mudah-mudahan bermanfaat yaa ;
seni sawah jepang
LENTERA JIWA -Andy F Noya-
LENTERA JIWA
Banyak yang bertanya mengapa saya mengundurkan diri sebagai pemimpin redaksi Metro TV. Memang sulit bagi saya untuk meyakinkan setiap orang yang bertanya bahwa saya keluar bukan karena ¡pecah kongs dengan Surya Paloh, bukan karena sedang marah atau bukan dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mungkin terasa aneh pada posisi yang tinggi, dengan power yang luar biasa sebagai pimpinan sebuah stasiun televisi berita, tiba-tiba saya mengundurkan diri.
Dalam perjalanan hidup dan karir, dua kali saya mengambil keputusan sulit. Pertama, ketika saya tamat STM. Saya tidak mengambil peluang beasiswa ke IKIP Padang. Saya lebih memilih untuk melanjutkan ke Sekolah Tinggi Publisistik di Jakarta walau harus menanggung sendiri beban uang kuliah. Kedua, ya itu tadi, ketika saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Metro TV.
Dalam satu seminar, Rhenald Khasali, penulis buku Change yang saya kagumi, sembari bergurau di depan ratusan hadirin mencoba menganalisa mengapa saya keluar dari Metro TV. Andy ibarat ikan di dalam kolam. Ikannya terus membesar sehingga kolamnya menjadi kekecilan. Ikan tersebut terpaksa harus mencari kolam yang lebih besar.
Saya tidak tahu apakah pandangan Rhenald benar. Tapi, jujur saja, sejak lama saya memang sudah ingin mengundurkan diri dari Metro TV. Persisnya ketika saya membaca sebuah buku kecil berjudul Who Move My Cheese.Bagi Anda yang belum baca, buku ini bercerita tentang dua kurcaci. Mereka hidup dalam sebuah labirin yang sarat dengan keju. Kurcaci yang satu selalu berpikiran suatu hari kelak keju di tempat mereka tinggal akan habis. Karena itu, dia selalu menjaga stamina dan kesadarannya agar jika keju di situ habis, dia dalam kondisi siap mencari keju di tempat lain. Sebaliknya, kurcaci yang kedua, begitu yakin sampai kiamat pun persediaan keju tidak akan pernah habis.
Singkat cerita, suatu hari keju habis. Kurcaci pertama mengajak sahabatnya untuk meninggalkan tempat itu guna mencari keju di tempat lain. Sang sahabat menolak. Dia yakin keju itu hanya dipindahkan oleh seseorang dan nanti suatu hari pasti akan dikembalikan. Karena itu tidak perlu mencari keju di tempat lain. Dia sudah merasa nyaman. Maka dia memutuskan menunggu terus di tempat itu sampai suatu hari keju yang hilang akan kembali. Apa yang terjadi, kurcaci itu menunggu dan menunggu sampai kemudian mati kelaparan. Sedangkan kurcaci yang selalu siap tadi sudah menemukan labirin lain yang penuh keju. Bahkan jauh lebih banyak dibandingkan di tempat lama.
Pesan moral buku sederhana itu jelas: jangan sekali-kali kita merasa nyaman di suatu tempat sehingga lupa mengembangkan diri guna menghadapi perubahan dan tantangan yang lebih besar. Mereka yang tidak mau berubah, dan merasa sudah nyaman di suatu posisi, biasanya akan mati digilas waktu.
Setelah membaca buku itu, entah mengapa ada dorongan luar biasa yang menghentak-hentak di dalam dada. Ada gairah yang luar biasa yang mendorong saya untuk keluar dari Metro TV. Keluar dari labirin yang selama ini membuat saya sangat nyaman karena setiap hari keju itu sudah tersedia di depan mata. Saya juga ingin mengikuti lentera jiwa saya. Memilih arah sesuai panggilan hati. Saya ingin berdiri sendiri.
Maka ketika mendengar sebuah lagu berjudul Lentera Hati yang dinyanyikan Nugie, hati saya melonjak-lonjak. Selain syair dan pesan yang ingin disampaikan Nugie dalam lagunya itu sesuai dengan kata hati saya, sudah sejak lama saya ingin membagi kerisauan saya kepada banyak orang. Dalam perjalanan hidup saya, banyak saya jumpai orang-orang yang merasa tidak bahagia dengan pekerjaan mereka. Bahkan seorang kenalan saya, yang sudah menduduki posisi puncak di suatu perusahaan asuransi asing, mengaku tidak bahagia dengan pekerjaannya. Uang dan jabatan ternyata tidak membuatnya bahagia. Dia merasa lentera jiwanya ada di ajang pertunjukkan musik. Tetapi dia takut untuk melompat. Takut untuk memulai dari bawah. Dia merasa tidak siap jika kehidupan ekonominya yang sudah mapan berantakan. Maka dia menjalani sisa hidupnya dalam dilema itu. Dia tidak bahagia.
Ketika diminta untuk menjadi pembicara di kampus-kampus, saya juga menemukan banyak mahasiswa yang tidak happy dengan jurusan yang mereka tekuni sekarang. Ada yang mengaku waktu itu belum tahu ingin menjadi apa, ada yang jujur bilang ikut-ikutan pacar (yang belakangan ternyata putus juga) atau ada yang karena solider pada teman. Tetapi yang paling banyak mengaku jurusan yang mereka tekuni sekarang -- dan membuat mereka tidak bahagia -- adalah karena mengikuti keinginan orangtua.
Dalam episode Lentera Jiwa (tayang Jumat 29 dan Minggu 31 Agustus 2008), kita dapat melihat orang-orang yang berani mengambil keputusan besar dalam hidup mereka. Ada Bara Patirajawane, anak diplomat dan lulusan Hubungan Internasional, yang pada satu titik mengambil keputusan drastis untuk berbelok arah dan menekuni dunia masak memasak. Dia memilih menjadi koki. Pekerjaan yang sangat dia sukai dan menghantarkannya sebagai salah satu pemandu acara masak-memasak di televisi dan kini memiliki restoran sendiri. Saya sangat bahagia dengan apa yang saya kerjakan saat ini, ujarnya. Padahal, orangtuanya menghendaki Bara mengikuti jejak sang ayah sebagai dpilomat.
Juga ada Wahyu Aditya yang sangat bahagia dengan pilihan hatinya untuk menggeluti bidang animasi. Bidang yang menghantarkannya mendapat beasiswa dari British Council. Kini Adit bahkan membuka sekolah animasi. Padahal, ayah dan ibunya lebih menghendaki anak tercinta mereka mengikuti jejak sang ayah sebagai dokter.Simak juga bagaimana Gde Prama memutuskan meninggalkan posisi puncak sebuah perusahaan jamu dan jabatan komisaris di beberapa perusahaan. Konsultan manajemen dan penulis buku ini memilih tinggal di Bali dan bekerja untuk dirinya sendiri sebagai public speaker.
Pertanyaan yang paling hakiki adalah apa yang kita cari dalam kehidupan yang singkat ini? Semua orang ingin bahagia. Tetapi banyak yang tidak tahu bagaimana cara mencapainya.
Karena itu, beruntunglah mereka yang saat ini bekerja di bidang yang dicintainya. Bidang yang membuat mereka begitu bersemangat, begitu gembira dalam menikmati hidup. Bagi saya, bekerja itu seperti rekreasi. Gembira terus. Nggak ada capeknya, ujar Yon Koeswoyo, salah satu personal Koes Plus, saat bertemu saya di kantor majalah Rolling Stone. Dalam usianya menjelang 68 tahun, Yon tampak penuh enerji. Dinamis. Tak heran jika malam itu, saat pementasan Earthfest2008, Yon mampu melantunkan sepuluh lagu tanpa henti. Sungguh luar biasa. Semua karena saya mencintai pekerjaan saya. Musik adalah dunia saya. Cinta saya. Hidup saya, katanya.
Berbahagialah mereka yang menikmati pekerjaannya. Berbahagialah mereka yang sudah mencapai taraf bekerja adalah berekreasi. Sebab mereka sudah menemukan lentera jiwa mereka.






