Atas dasar keegoisan dan keangkuhan saya, saya minta maaf.
ketika banyak yang mengintarimu,
ketika mereka mencoba mencari perhatianmu, ketika mereka menunjukkan perasaannya padamu, saya di sini beristirahat sejenak.
ketika dia slalu bercerita dan menghubungimu,
ketika dia selalu bermanja denganmu,
ketika dia terang-terangan memberi perhatian dan tertarik padamu,
saya berlagak tidak peduli.
tapi sungguh, saya mencermati.
saya sadar, saya, dia, mereka, punya kesamaan.
tapi sekali lagi maaf.
atas segala keangkuhan saya.
saya adalah saya.
saya dengan segala sikap saya.
saya lepaskan, saya bebaskan, hanya Tuhan yang mengetahui segala isi hati. hati saya, hati kamu, hati mereka, hati dia.
silakan kamu rasa, silakan kamu raba,
karena kamu di atas cerdas. dan saya percaya.
Tuhan, saya percaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar