29.10.10

Cuma sedikit *

Harusnya, hari ini saya bekerja. Mengedit, dan mengedit, naskah yang masih mentah. Entah kenapa saya menjadi agak jengkel dengan naskah yang saya baca. *lalu berpikir bahwa penulisnya tidak terbiasa menulis*. Saya berpikir begitu karena naskah yang saya edit itu sangat-sangat tidak enak dibaca. Karena bosan, maka saya lalu berhenti. Berhenti sementara untuk bekerja. *niatnya sih sementara*

Ternyata saya malah tergoda lama. Tergoda sama situs-situs yang muat teman banyak. Saya cek satu persatu. Saya bertemu teman SMA. *bukan bertemu begitu*. Tapi saya hanya lihat-lihat fotonya. Ternyata itu pas jaman-jaman SMA. Dan saya mulai merasa kangen. Kangen sekali. Kangen sama itu jaman SMA. Dan saya merasa bahwa semua itu menjadi berharga.

Saya tergoda yang lain lagi. Seorang sahabat kemarin bercerita, kalau dia sudah punya seseorang. Sebagai sahabat, saya jadi penasaran sama si seseorangnya itu. Dan ternyata di sana, ada sebuah album yang membuat saya terharu. Judulnya "YOU and ME Song". Itu bukan album cinta-cintaan semata. Itu album isinya dia sama seseorangnya, "seseorang" disini berbeda-beda orangnya. Ada dia sama sahabatnya, dia sama temennya, dia sama dosennya, dia sama seseorangnya, dia sama bapaknya, dia sama mantannya, dia sama temennya lagi *ternyata temennya banyak*. Lalu, kenapa saya terharu? itu karena dia ternyata sangat menghargai setiap momen sama seseorangnya. Siapapun itu. Dia tulis di sana tanggal dan tempatnya. Kalau saya ada di salah satu fotonya, saya pasti akan merasa senang sekali. Karena dengan begitu, saya akan diingat dan diabadikan. *saya bukannya berharap diabadikan sama orang ini loh*. Saya cuma ingin kayak gitu juga sama teman-teman saya, sahabat-sahabat saya, saudara-saudara saya juga. Karena saya pikir, momen seperti itu kayaknya akan cepat dilupakan, karena itu harus cepat diabadikan.

Kembali lagi saya tergoda dengan melihat kabar lain. Yakni, "seseorang saya yang tidak menjadi seseorang". Kebetulan dia sudah mempunyai seseorang, sekarang. Dan saya mulai membaca tulisan-tulisan yang diabadikan oleh seseorangnya dari "seseorang saya yang tidak menjadi seseorang" itu. Saya baca tulisan-tulisan dia. Dan hal-hal yang dia tulis itu, cukup banyak mengingatkan saya dengan momen-momen yang saya alami dengan "seseorang saya yang tidak menjadi seseorang". Dan saya kembali terharu. Sangat terharu. Karena ternyata, saya mulai kangen sama momen-momen yang pernah saya alami bersama "seseorang saya yang tidak menjadi seseorang" itu. Dan yang bisa saya ingat saat itu, adalah rasa-rasa senang dan sesal yang terkenang.

Cukup sampai sana saja, di titik sebelum koma yang barusan. Saya harus simpan itu. Simpan dengan erat. Dan saya juga harus segera wudhu. Karena Adzan udah kenceng saya denger.

Udah ya. Ini cuma sedikit... sedikit, teringat :)

Tidak ada komentar: