aku berteriak seolah kalimat itu adalah mantra yang dapat menyihirnya.
kenapa dia begitu tenang memegang seutas tali itu?
aku saja begitu gemas melihat gerakan layang-layang yang seperti sedang bermain lompat tali.
kmu tertawa dan tersenyum melihat tingkahku yang seperti kelinci.
"tenang, ia akan terbang hanya karena ia mau terbang" begitu katamu.
tugasmu hanyalah memegang seutas tali berwarna merah itu.
dan aku disana hanya bertugas memperhatikan dan menjaga agar si layangan tidak nyangkut dengan tali2 yang lain.
kalau sudah nyangkut, tentunya akan sulit baginya untuk terbang bukan?
perlahan, layangan itu mulai bergerak...
aku sepenuhnya yakin, dengan penglihatanku, bahwa ia bergerak bukan karena digerakkan.
ia bergerak seolah ia sudah yakin bahwa langit luas ini, akan senang untuk menerima kehadirannya.
ia bergerak secara dramatis menuju langit luas. dan aku cukup tertahan melihatnya.
perlahan, layangan belah ketupat itu melipat dirinya sendiri,
lalu membentuk diri menjadi sebuah origami burung kertas...
dan akhirnya ia terlepas dari tali itu dan mengepakkan sayapnya terbang menuju langit luas.
indah...

"ia terbang, karena ia mempunyai jiwa" kamu berkata begitu seolah tahu apa yang akan aku tanyakan :)
2 komentar:
like this very much :).
i wanna fly too...
jika burung itu bisa bicara ..tentunya akan dia katakan .. kalo dia sedang belajar gmn cara nya terbang..
Posting Komentar