Pagi ini dinginnnnn...
semalam habis hujan. dan aku yakin, para penari pasti merayakannya semalam. penari yang menari atas rasa syukurnya atas semesta pada Tuhannya.
seperti pagi sebelumnya, pagi ini aku melihat embun bening yang menempel pada pucuk daun semesta. hmm.. ia betah sekali diam disana.
aku bergegas mandi. embun itu masih ada.
aku lalu sarapan. hei, embun itu tetap menunjukkan beningnya padaku.
lantas aku pergi bekerja.
esoknya, pada pagi hariku, aku masih melihat embun di ujung pucuk daun. huh. padahal semalam tidak hujan.
"hei, apa yang kamu lakukan disitu, mbun???"
embun diam saja. masih memperlihatkan beningnya.
"bukannya tadi malam tidak hujan?harusnya bukan disana tempatmu!"teriakku.
dan embun, masih tetap diam...
"huh. kamu mempermainkanku!!!"
lau perlahan...embun itu bergerak dari pucuk seperti menuju tanah, tapi ia tidak jatuh. ia hanya menguap dan menjadi berkas...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar