
"seekor naga..."
"siapa?"
"kamu..."
"seperti mengejar ekor naga..."
"hmm..."
"hewan utopis"
"...."
"tapi kamu percaya bahwa naga itu ada.."
"hanya aku...?"
"ya,hanya kamu yang percaya..."
aku tersenyum, dan membayangkan sosoknya.
"seperti kupu-kupu..."
"kupu-kupu?"
"ya, kamu seperti kupu-kupu yang mengejar ekor naga"
"haha,kira-kira kupu-kupu itu berwarna apa?hitam?"
"hmm..yap...hitam..."
"hmmm..."
"seekor kupu-kupu yang mengejar ekor naga yang utopis."
ada gadis kecil diseberang gerimis
ditangan kanannya bergoyang payung
tangan kirinya mengibaskan air
dipinggir padang ada pohon dan seekor burung…
ditangan kanannya bergoyang payung
tangan kirinya mengibaskan air
dipinggir padang ada pohon dan seekor burung…
2 komentar:
hummmmmm,
tulisan ini.. membuat hati saya bergolak lagi. Setiap orang kayaknya punya seorang pencuri yang sudah ditakdirkan.
dan saya semakin bingung, apa Anda ini seorang yang sangat penyabar...?
ato orang yang terlalu 'dablek' sampai tidak mau sedkit pun menengok sekitarnya.
kupu2 yang mngejar naga, tidak menyadari ia baru saja mengombang-ambing seekor ulat gendut.
hummmmmm,
tulisan ini.. membuat hati saya bergolak lagi. Setiap orang kayaknya punya seorang pencuri yang sudah ditakdirkan.
dan saya semakin bingung, apa Anda ini seorang yang sangat penyabar...?
ato orang yang terlalu 'dablek' sampai tidak mau sedkit pun menengok sekitarnya.
kupu2 yang mngejar naga, tidak menyadari ia baru saja mengombang-ambing seekor ulat gendut.
Posting Komentar