entah ya..
mungkin ini namanya ikhlas??
atau...
dablek?
let it be...
Tampilkan postingan dengan label laki-laki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label laki-laki. Tampilkan semua postingan
25.11.09
22.11.09
20 menuju 21

berlatar belakang putih, sebatang pohon gagah berdiri tegak.
dengan perlahan kamu menghampiri pohon itu lalu memetik dua.
satu ditangan kananmu satu di tangan kirimu.
kamu menoleh.
lalu berjalan ke arahku.
masih dengan latar belakang putih dan pohon yang berdiri tegak
kamu menghampiriku.
tangan kirimu menjulur.
"ini..."
aku menatapmu serta pemberianmu itu.
berwarna jingga...
terima kasih...
itu yang membuatku ceria hari ini dan berani menemui serta menceritakan hal ini hanya padamu.
dengan tersenyum :D
22.10.09
untuk tuan angin
tuan,
jangan menyesal karena telah mengenal embun...
walau embun lebih senang berkelana diantara lipatan daun.
tuan,
engkau hanya datang selewat dan sekejap...
namun bagi embun, engkau penyegar hari-harinya.
tuan,
jangan bersedih ya...
karena embun selalu jatuh ke tanah dan terhisap semestanya.
walau begitu,
embun sangat berterima kasih,
karena engkau menjadikannya sebagai refleksi semestamu.
berkatmu, semestanya terlihat lebih bermakna.
berkatmu, TuhanNya terlihat lebih berkuasa.
jangan menyesal karena telah mengenal embun...
walau embun lebih senang berkelana diantara lipatan daun.
tuan,
engkau hanya datang selewat dan sekejap...
namun bagi embun, engkau penyegar hari-harinya.
tuan,
jangan bersedih ya...
karena embun selalu jatuh ke tanah dan terhisap semestanya.
walau begitu,
embun sangat berterima kasih,
karena engkau menjadikannya sebagai refleksi semestamu.
berkatmu, semestanya terlihat lebih bermakna.
berkatmu, TuhanNya terlihat lebih berkuasa.
Langganan:
Postingan (Atom)